back to top
Rabu, Januari 7, 2026
- Advertisement -spot_img
BerandaKesehatanCoregasm, Orgasme yang Bisa Terjadi Saat Olahraga

Coregasm, Orgasme yang Bisa Terjadi Saat Olahraga

Balienews.com – orgasme tidak hanya bisa dialami saat berhubungan intim. Dalam kondisi tertentu, seseorang juga dapat mengalami orgasme ketika berolahraga, fenomena yang dikenal dengan istilah coregasm. Kondisi ini umumnya muncul saat melakukan gerakan olahraga yang melibatkan kontraksi kuat otot perut dan panggul, seperti squat atau plank.

Apa Itu Coregasm?

Melansir dari laman Alodokter, Coregasm adalah sensasi orgasme yang terjadi tanpa rangsangan seksual langsung, melainkan dipicu oleh aktivitas fisik. Fenomena ini dapat dialami oleh pria maupun wanita, meski lebih sering dilaporkan terjadi pada wanita.

Coregasm biasanya muncul ketika otot inti (core), khususnya otot perut dan dasar panggul, bekerja secara intens. Kontraksi otot tersebut dapat menstimulasi area sensitif di dalam tubuh.

Mengapa Coregasm Bisa Terjadi?

Hingga kini, penyebab pasti coregasm belum diketahui secara medis. Namun, para ahli menduga kontraksi berulang pada otot perut dan panggul dapat memicu rangsangan pada organ reproduksi.

Pada wanita, kontraksi ini dapat menstimulasi rahim dan vagina dari dalam. Sementara pada pria, rangsangan umumnya terjadi di area prostat akibat tekanan otot panggul.

Gerakan Olahraga yang Bisa Memicu Coregasm

Beberapa jenis latihan diketahui berpotensi memicu coregasm, antara lain:

  • Squat, untuk mengencangkan otot pinggul, bokong, dan paha
  • Sit-up, melatih otot perut, panggul, dan pinggang
  • Leg lifts, mengencangkan otot panggul dan paha
  • Plank, memperkuat otot inti tubuh
  • Pull-up dan chin-up, yang dapat memberi tekanan pada area panggul
  • Yoga, seperti chair pose dan bridge pose
  • Panjat tebing, yang melibatkan kontraksi dan gesekan di area intim

Selain itu, aktivitas seperti angkat beban, bersepeda, berlari, dan berjalan cepat—terutama di medan menanjak—juga dapat memicu kondisi ini pada sebagian orang.

Apakah Coregasm Berbahaya?

Secara umum, coregasm bukan kondisi berbahaya dan tidak menandakan adanya penyakit tertentu. Namun, bagi sebagian orang, pengalaman ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman atau mengganggu aktivitas olahraga.

Cara Mencegah Coregasm Saat Berolahraga

Jika coregasm dirasa mengganggu, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Kenali jenis gerakan yang memicu coregasm
  • Kurangi intensitas latihan atau hindari gerakan tertentu
  • Atur teknik pernapasan saat berolahraga
  • Fokus pada variasi latihan lain yang tidak menekan otot panggul secara berlebihan

Coregasm memang bukan hal berbahaya, namun kenyamanan saat berolahraga tetap penting.

Apabila coregasm terjadi terlalu sering, bahkan saat olahraga ringan, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk memastikan penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI