Minggu, Februari 8, 2026
- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaInternasionalForbes: Kekayaan Elon Musk Kini Rp 14.000 Triliun

Forbes: Kekayaan Elon Musk Kini Rp 14.000 Triliun

Balienews.com – Elon Musk resmi mencatat sejarah baru sebagai orang terkaya di dunia setelah kekayaannya menembus lebih dari 800 miliar dolar AS atau setara Rp 14.000 triliun. Lonjakan fantastis ini terjadi usai SpaceX mengakuisisi xAI, perusahaan kecerdasan buatan dan media sosial yang juga dimiliki Musk, pada Februari 2026.

Akuisisi tersebut mengerek valuasi gabungan perusahaan hingga 1,25 triliun dolar AS, menurut perhitungan Forbes.

Lonjakan Kekayaan Elon Musk Usai Akuisisi xAI

Forbes mencatat, penggabungan SpaceX dan xAI mendongkrak kekayaan Musk sebesar 84 miliar dolar AS. Total kekayaan bersih CEO Tesla itu kini diperkirakan mencapai 852 miliar dolar AS atau sekitar Rp 14.314 triliun (kurs Rp 16.800), tertinggi dalam sejarah manusia modern.

Lonjakan ini menegaskan dominasi Musk di puncak daftar miliarder dunia, meninggalkan pesaing terdekatnya dengan selisih yang sangat lebar.

Baca Juga :  Indonesia dan Malaysia Jadi Negara Pertama Blokir Grok AI

Struktur Saham Sebelum dan Sesudah Penggabungan

Sebelum akuisisi, Musk tercatat memiliki sekitar 42 persen saham SpaceX senilai 336 miliar dolar AS, serta 49 persen saham xAI dengan nilai sekitar 122 miliar dolar AS.

Setelah penggabungan, yang menilai SpaceX sebesar 1 triliun dolar AS dan xAI sebesar 250 miliar dolar AS, Forbes memperkirakan Musk menguasai sekitar 43 persen saham perusahaan gabungan senilai 542 miliar dolar AS. Hal ini menjadikan SpaceX sebagai aset paling bernilai dalam portofolio kekayaannya.

Portofolio Raksasa: Tesla hingga Kompensasi Saham

Selain SpaceX, Musk juga tercatat memiliki sekitar 12 persen saham Tesla dengan nilai 178 miliar dolar AS, serta opsi saham Tesla senilai 124 miliar dolar AS.

Angka tersebut belum termasuk paket kompensasi Tesla yang disetujui pemegang saham pada November 2025. Jika target kinerja jangka panjang tercapai, paket ini berpotensi memberikan Musk tambahan saham hingga 1 triliun dolar AS.

Baca Juga :  SpaceX Dongkrak Kekayaan Elon Musk Nyaris Rp 10.000 Triliun

Konsolidasi Bisnis: SpaceX, xAI, dan X dalam Satu Payung

Akuisisi xAI oleh SpaceX menandai penggabungan besar kedua dalam waktu kurang dari satu tahun. Sebelumnya, pada Maret 2025, Musk telah menggabungkan xAI dengan X (sebelumnya Twitter) dalam kesepakatan yang menilai xAI sebesar 80 miliar dolar AS dan X sebesar 33 miliar dolar AS.

Dengan transaksi terbaru ini, SpaceX, xAI, dan X kini berada di bawah satu payung korporasi raksasa. Perusahaan gabungan tersebut juga dikabarkan tengah bersiap untuk melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada akhir tahun ini.

Empat Rekor Kekayaan dalam Empat Bulan

Kenaikan harta Musk terbilang agresif dan mencetak sejarah. Dalam kurun empat bulan, ia mencatat empat tonggak kekayaan:

  • Oktober 2025: Orang pertama dengan kekayaan 500 miliar dolar AS
  • 15 Desember 2025: Tembus 600 miliar dolar AS
  • 19 Desember 2025: Melewati 700 miliar dolar AS
  • Februari 2026: Resmi melampaui 800 miliar dolar AS
Baca Juga :  Indonesia dan Malaysia Jadi Negara Pertama Blokir Grok AI

Forbes juga mencatat, kekayaan Musk kini 578 miliar dolar AS lebih besar dibandingkan orang terkaya kedua di dunia, pendiri Google Larry Page, yang diperkirakan memiliki kekayaan 281 miliar dolar AS.

Dominasi Elon Musk di Era Teknologi

Rekor demi rekor yang dicapai Elon Musk menunjukkan betapa kuatnya pengaruh bisnis teknologi, luar angkasa, dan kecerdasan buatan dalam membentuk peta kekayaan global.

Publik kini menanti langkah berikutnya, terutama rencana IPO perusahaan gabungan yang berpotensi kembali mengubah peta miliarder dunia. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI