back to top
Senin, Februari 23, 2026
- Advertisement -spot_img
BerandaKesehatanPerbedaan Lensa Photocromic dan Bluecromic, Mana yang Lebih Cocok untuk Aktivitas Harian?

Perbedaan Lensa Photocromic dan Bluecromic, Mana yang Lebih Cocok untuk Aktivitas Harian?

Balienews.com – Memilih lensa kacamata yang tepat menjadi hal penting bagi siapa saja yang ingin menjaga kesehatan mata. Lensa Photocromic dan Bluecromic sama-sama dirancang untuk melindungi mata, namun memiliki fungsi, cara kerja, dan kegunaan yang berbeda.

Perbedaan ini penting dipahami sebelum memutuskan membeli, terutama bagi Anda yang aktif di luar ruangan atau sering menatap layar gadget.

Lalu, apa saja perbedaan keduanya dan bagaimana cara memilih yang sesuai kebutuhan?

Mengenal Lensa Photocromic dan Bluecromic

Melansir dari laman RS & Klinik Mata KMU, lensa Photocromic adalah lensa yang dapat berubah warna menjadi lebih gelap saat terkena sinar ultraviolet (UV) dan kembali bening saat berada di dalam ruangan.

Teknologi ini membuatnya praktis karena dapat berfungsi sebagai kacamata biasa sekaligus kacamata hitam.

Sementara itu, lensa Bluecromic merupakan pengembangan teknologi lensa yang menggabungkan perlindungan sinar UV dengan filter cahaya biru (blue light) dari layar digital.

Lensa ini tetap tampak seperti kacamata biasa saat di dalam ruangan, tetapi membantu menyaring paparan cahaya biru dari laptop, smartphone, atau tablet.

Perbedaan Fungsi dan Kegunaan

1. Lensa Photocromic

Lensa ini lebih difokuskan untuk:

  • Melindungi mata dari paparan sinar UV
  • Mengurangi silau saat aktivitas luar ruangan
  • Cocok untuk berkendara siang hari atau bekerja di lapangan

Photocromic sangat direkomendasikan bagi Anda yang sering berpindah dari luar ke dalam ruangan dan menginginkan kepraktisan tanpa harus mengganti kacamata.

2. Lensa Bluecromic

Lensa ini menawarkan perlindungan ganda:

  • Menyaring sinar UV
  • Mengurangi paparan cahaya biru dari layar digital
  • Membantu mencegah mata lelah, perih, atau tegang

Bluecromic cocok untuk pekerja kantoran, pelajar, desainer, editor, hingga gamer yang menghabiskan waktu lama di depan layar.

Cara Kerja Lensa

Lensa Photocromic bekerja dengan bahan kimia khusus yang sensitif terhadap sinar UV. Ketika terkena sinar matahari, senyawa tersebut bereaksi dan membuat lensa menjadi gelap. Saat paparan sinar berkurang, lensa kembali jernih.

Sedangkan Bluecromic memiliki lapisan filter khusus yang menyaring cahaya biru berlebih. Beberapa varian juga memiliki efek menggelap saat terkena sinar matahari, namun fokus utamanya tetap pada perlindungan dari blue light.

Pilih Sesuai Kebutuhan Aktivitas

Agar tidak salah pilih, pertimbangkan aktivitas harian Anda:

Pilih Photocromic jika:

  • Lebih sering beraktivitas di luar ruangan
  • Sering berkendara di siang hari
  • Membutuhkan kacamata multifungsi praktis

Pilih Bluecromic jika:

  • Lebih banyak bekerja di depan laptop atau smartphone
  • Mengalami mata cepat lelah akibat layar
  • Ingin perlindungan UV sekaligus blue light

Bagi pekerja hybrid yang aktif di dalam dan luar ruangan, lensa Bluecromic bisa menjadi solusi praktis karena memberikan perlindungan ganda dalam satu kacamata.

Memahami perbedaan lensa Photocromic dan Bluecromic membantu Anda memilih kacamata sesuai kebutuhan. Jika aktivitas lebih dominan di luar ruangan, Photocromic adalah pilihan tepat. Namun, jika waktu Anda lebih banyak di depan layar digital, Bluecromic memberikan perlindungan yang lebih optimal.

Sebelum membeli, konsultasikan juga dengan ahli optik agar mendapatkan rekomendasi terbaik sesuai kondisi mata Anda. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI