back to top
Minggu, Maret 15, 2026
- Advertisement -spot_img
BerandaPeristiwaAntrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Capai 10 Km, Polisi Terapkan Rekayasa Lalu...

Antrean Kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Capai 10 Km, Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Jembrana, Balienews.com – Antrean kendaraan pemudik yang hendak meninggalkan Pulau Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang mencapai sekitar 10 kilometer pada Sabtu siang. Lonjakan kendaraan terjadi sejak dini hari akibat meningkatnya arus mudik lebih awal serta aktivitas distribusi logistik menjelang penutupan penyeberangan saat Hari Raya Nyepi.

Untuk mengurai kemacetan, kepolisian dan operator penyeberangan menerapkan rekayasa lalu lintas dan penyesuaian operasional kapal.

Antrean Kendaraan Mengular hingga Hutan Klatakan

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan dari arah Denpasar menuju pelabuhan mencapai kawasan Hutan Klatakan, sekitar 10 kilometer dari pelabuhan.

Kapolres Jembrana Kadek Citra Dewi Suparwati mengatakan peningkatan volume kendaraan terjadi sejak Sabtu dini hari.

Menurutnya, lonjakan ini dipicu oleh masyarakat yang memilih mudik lebih awal sebelum Nyepi, ditambah kendaraan logistik yang memanfaatkan waktu operasional penyeberangan sebelum aktivitas di Bali dihentikan saat hari suci tersebut.

Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Untuk mencegah penumpukan kendaraan di satu titik, polisi menerapkan sejumlah rekayasa lalu lintas di kawasan Gilimanuk.

Bus dan truk diarahkan melalui jalur khusus, termasuk memanfaatkan jalan perkampungan di Kelurahan Gilimanuk. Selain itu, petugas melakukan patroli di sepanjang jalur menuju pelabuhan guna memastikan kendaraan tetap tertib di jalurnya.

Pengemudi juga diimbau tidak menggunakan seluruh badan jalan agar kendaraan dari arah berlawanan tetap dapat melintas.

Petugas bahkan membangunkan sopir yang tertidur di dalam kendaraan dengan posisi berhenti di tengah jalan. Pengemudi diminta menepi ke lokasi aman apabila merasa mengantuk agar tidak menghambat arus kendaraan di belakangnya.

ASDP Atur Operasional Kapal untuk Urai Antrean

Lonjakan kendaraan yang masuk ke pelabuhan juga dikonfirmasi oleh PT ASDP Indonesia Ferry.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko mengatakan pihaknya mengatur operasional kapal serta manajemen antrean bersama instansi terkait untuk mempercepat arus penyeberangan.

Dalam kondisi tertentu, penyeberangan diprioritaskan bagi kendaraan penumpang seperti sepeda motor dan mobil pribadi untuk menjaga mobilitas masyarakat. Sementara kendaraan logistik tetap dilayani secara bertahap sesuai kapasitas kapal.

KMP Portlink VII Dioperasikan Kembali

Untuk mempercepat proses pemuatan kendaraan, ASDP kembali mengoperasikan KMP Portlink VII yang sebelumnya sempat mengalami insiden kebakaran di Pelabuhan Ketapang.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan kapal tersebut memiliki kapasitas sekitar 600 penumpang, 30 unit truk, serta 100 kendaraan kecil dalam satu kali pelayaran.

Sebelum kembali beroperasi, kapal telah melalui proses perbaikan, pengecatan ulang, serta uji pelayaran untuk memastikan seluruh sistem mesin dan navigasi berfungsi optimal.

Imbauan untuk Pemudik

Otoritas pelabuhan dan kepolisian mengimbau pemudik untuk mematuhi arahan petugas, menjaga ketertiban di jalur antrean, serta memastikan kondisi fisik tetap prima saat berkendara. Kepatuhan terhadap aturan diharapkan dapat memperlancar arus mudik menjelang Nyepi. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI