back to top
Senin, Maret 16, 2026
- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaDaerahAntisipasi Mudik Lebaran, Basarnas Bali Gelar Siaga SAR 17 Hari

Antisipasi Mudik Lebaran, Basarnas Bali Gelar Siaga SAR 17 Hari

Mangupura, Balienews.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menyiagakan 140 personel SAR selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah untuk mengantisipasi potensi keadaan darurat akibat meningkatnya mobilitas masyarakat saat arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan apel Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 yang digelar di Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Jumat (13/3/2026). Operasi siaga ini akan berlangsung selama 17 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Nyoman Sidakarya, mengatakan seluruh personel disiagakan lengkap dengan armada dan peralatan untuk memastikan respons cepat jika terjadi kondisi darurat selama masa libur Lebaran.

Siaga SAR Antisipasi Lonjakan Mobilitas

Menurut Sidakarya, peningkatan mobilitas masyarakat saat Lebaran menjadi alasan utama dilaksanakannya Siaga SAR Khusus Lebaran 2026.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Harga Tiket Bus Bali-Jawa Naik Hingga 70 Persen

“Setiap tahun mobilitas masyarakat meningkat signifikan saat Lebaran, baik untuk mudik maupun berwisata. Karena itu kesiapsiagaan personel dan peralatan SAR perlu ditingkatkan agar mampu memberikan respon cepat jika terjadi kondisi darurat,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).

Basarnas Bali memastikan seluruh personel siap bertugas sepanjang periode siaga untuk menjaga keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan maupun aktivitas wisata.

Waspadai Cuaca dan Gelombang Laut

Selain faktor mobilitas, kondisi cuaca juga menjadi perhatian selama periode Lebaran.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, sejumlah wilayah diperkirakan masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi.

Kondisi ini juga dapat disertai peningkatan tinggi gelombang laut, yang berpotensi memengaruhi transportasi laut serta aktivitas wisata bahari.

Baca Juga :  Hari Ketiga Pencarian KMP Tunu Pratama Jaya, 29 Orang Masih Hilang di Selat Bali

Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terutama saat melakukan perjalanan laut maupun beraktivitas di kawasan pantai.

Personel Disiagakan di Titik Strategis

Selama masa siaga, tim SAR ditempatkan di berbagai titik mobilitas utama masyarakat di Bali.

Beberapa posko pengamanan berada di Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Celukan Bawang, Pelabuhan Padangbai, dan Pelabuhan Benoa.

Selain itu, pemantauan juga dilakukan secara mobile di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, jalur darat utama pemudik, serta sejumlah objek wisata yang diperkirakan mengalami lonjakan kunjungan selama libur Lebaran.

Untuk memastikan kesiapsiagaan maksimal, personel operasional juga tidak diperkenankan mengambil cuti tahunan selama periode siaga.

Imbauan Keselamatan untuk Pemudik dan Wisatawan

Basarnas Bali mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan perjalanan mudik maupun berwisata.

Baca Juga :  Jelang Mudik 2026, Pemkab Jembrana Benahi 3 Terminal di Gilimanuk

Masyarakat diminta mematuhi seluruh aturan keselamatan pada setiap moda transportasi serta mengikuti arahan petugas di lokasi wisata.

Apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa, masyarakat dapat segera melaporkannya ke Call Center Basarnas 115 agar tim SAR terdekat dapat segera melakukan penanganan.

“Dengan siaga SAR khusus ini kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat agar perjalanan mudik dan aktivitas liburan dapat berlangsung aman, nyaman, dan selamat,” tegas Sidakarya. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI