back to top
Sabtu, Maret 7, 2026
- Advertisement -spot_img
BerandaNusantaraBudayaParade Ogoh-Ogoh Meriahkan Pembukaan Kasanga Festival 2026

Parade Ogoh-Ogoh Meriahkan Pembukaan Kasanga Festival 2026

Denpasar, Balienews.com – Gelaran tahunan Kasanga Festival Caka 1948 Tahun 2026 resmi dibuka di kawasan Catus Pata Patung Catur Muka, Kota Denpasar, pada Jumat (6/3). Pembukaan dilakukan oleh Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede, serta jajaran Forkopimda.

Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan kulkul, yang menjadi simbol dimulainya rangkaian festival budaya menjelang Hari Raya Nyepi. Festival ini akan berlangsung hingga 8 Maret 2026 dan dipusatkan di kawasan Patung Catur Muka, pusat Kota Denpasar.

Kasanga Festival menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan kompetisi budaya yang melibatkan generasi muda (yowana) serta komunitas seni di Kota Denpasar.

Parade 16 Ogoh-Ogoh Terbaik STT Denpasar

Setelah pembukaan resmi, festival langsung diawali dengan penampilan 16 ogoh-ogoh terbaik karya Sekaa Teruna Teruni (STT) se-Kota Denpasar.

Ogoh-ogoh tersebut merupakan hasil seleksi dari 223 peserta STT yang sebelumnya mengikuti proses kurasi. Beberapa karya yang tampil berasal dari:

  • ST Cantika – Banjar Sedana Merta
  • ST Yowana Sawitra – Banjar Abiantimbul
  • ST Eka Dharma – Banjar Saih Peguyangan Kaja
  • ST Sukarela – Banjar Kepisah Pedungan
  • ST Satya Dharma – Banjar Pekandelan Sanur Kaja
  • ST Yowana Kerta Yoga – Banjar Panti Gede
  • ST Dharma Cita – Banjar Abiankapas Tengah
  • ST Swastika – Banjar Pekambingan
  • ST Dharma Santika – Banjar Tembawu Kelod
  • ST Eka Cita – Banjar Abiankapas Kaja
  • ST Taruna Dharma Castra – Banjar Tengah Sidakarya
  • ST Swadharmita – Banjar Ceramcam Kesiman
  • ST Dwi Tunggal – Banjar Antap Panjer
  • ST Bineka – Banjar Binoh Kelod
  • ST Semadhi Dharma Putra – Banjar Poh Gading
  • ST Mekar Sari – Banjar Kesambi, Kesiman Kertalangu

Para peserta nantinya akan mengikuti pawai atau peed ogoh-ogoh untuk memperebutkan juara terbaik dalam festival tersebut.

Wadah Kreativitas Yowana Kota Denpasar

Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan rasa bahagia karena Kasanga Festival kembali terselenggara melalui sinergi antara Pemerintah Kota Denpasar, Pasikian Yowana Kota Denpasar, serta berbagai pihak terkait.

Menurutnya, festival ini menjadi ruang kreatif bagi generasi muda Bali untuk mengekspresikan seni budaya melalui karya ogoh-ogoh yang berpedoman pada konsep Satyam, Siwam, Sundharam—yakni etika, logika, dan estetika.

“Kasanga Festival merupakan wahana kreativitas tanpa batas bagi yowana Kota Denpasar. Kegiatan ini sekaligus memperkuat budaya Bali serta mendukung pembangunan Kota Denpasar berbasis budaya menuju Denpasar Maju,” ujar Jaya Negara.

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati lokasi festival sejak pembukaan berlangsung.

Mengusung Semangat Vasudhaiva Kutumbakam

Ketua Pasikian Yowana Kota Denpasar AA Made Angga Harta Yana menjelaskan bahwa Kasanga Festival tetap berpedoman pada semangat Vasudhaiva Kutumbakam, yang berarti seluruh dunia adalah satu keluarga.

Selain parade ogoh-ogoh, festival tahun ini juga menghadirkan berbagai lomba dan kegiatan kreatif, di antaranya:

  • 10 ogoh-ogoh TK/PAUD
  • 43 ogoh-ogoh mini
  • 33 peserta lomba sketsa
  • 35 peserta lomba tapel
  • 16 peserta lomba barong
  • 6 peserta lomba baleganjur ogoh-ogoh
  • 43 stand UMKM untuk kuliner dan produk kreatif

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara seni, budaya, pendidikan, dan ekonomi kreatif masyarakat Denpasar.

Skema Baru: Festival Ramah Lingkungan

Kasanga Festival 2026 juga menghadirkan format baru yang lebih ramah lingkungan.

Salah satu inovasinya adalah penerapan pengelolaan sampah berbasis sumber melalui sistem waste management yang bekerja sama dengan komunitas lingkungan.

Selain itu, format penilaian ogoh-ogoh kini dikemas melalui pawai atau peed, yang menampilkan karya secara langsung kepada masyarakat.

Pada pembukaan festival, acara juga diawali dengan pementasan Barong Barung oleh perwakilan kecamatan sebagai simbol penyucian.

Hadiah Hingga Rp50 Juta untuk Juara Ogoh-Ogoh

Sebagai bentuk pembinaan seni budaya, 16 finalis ogoh-ogoh terbaik mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp30 juta untuk masing-masing sekaa.

Para peserta kemudian akan bersaing memperebutkan hadiah utama dengan rincian:

  • Juara I: Rp50 juta
  • Juara II: Rp40 juta
  • Juara III: Rp30 juta
  • Harapan I: Rp20 juta
  • Harapan II: Rp15 juta
  • Harapan III: Rp10 juta

Seluruh hadiah diberikan setelah dipotong pajak sesuai ketentuan.

Pemerintah Kota Denpasar mengajak seluruh masyarakat untuk ikut memeriahkan Kasanga Festival 2026 dengan tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan.

Festival ini diharapkan menjadi momentum untuk melestarikan seni budaya Bali sekaligus memperkuat kreativitas generasi muda menjelang Hari Raya Nyepi. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI