BerandaLingkunganDBD Masih Mengintai, Tabanan Perkuat Gertak PSN Mingguan

DBD Masih Mengintai, Tabanan Perkuat Gertak PSN Mingguan

Tabanan, Balienews.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN) Mingguan, menyusul masih ditemukannya 44 kasus sepanjang tahun 2026 di seluruh kecamatan.

Langkah ini dilakukan untuk menekan penyebaran penyakit yang ditularkan nyamuk Aedes aegypti dengan melibatkan partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Tren Kasus DBD Tabanan Fluktuatif

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, Ida Bagus Surya Wira Andi, mengungkapkan bahwa tren kasus DBD dalam tujuh tahun terakhir mengalami fluktuasi cukup signifikan.

Pada 2024, kasus sempat mencapai 1.569, lalu turun menjadi 664 kasus di 2025. Sementara hingga 2026, tercatat 44 kasus yang tersebar di seluruh kecamatan.

Kecamatan Kerambitan mencatat kasus tertinggi dengan 9 kasus, disusul Selemadeg 7 kasus, serta Tabanan dan Kediri masing-masing 6 kasus.

Potensi Penularan Masih Tinggi

Meski angka kasus menurun, potensi penularan DBD dinilai masih cukup tinggi. Penyakit ini dapat menyerang semua kelompok usia dan berisiko menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani secara cepat.

DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak di tempat penampungan air bersih di sekitar lingkungan rumah.

Gertak PSN dan Gerakan 3M Plus Jadi Kunci

Dinas Kesehatan menegaskan bahwa pencegahan paling efektif dilakukan melalui pola hidup bersih dan sehat dengan gerakan 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, dan mendaur ulang barang bekas.

Selain itu, masyarakat juga dianjurkan menggunakan pelindung diri serta menjaga kebersihan lingkungan secara rutin.

Melalui program Gertak PSN Mingguan, warga didorong untuk melakukan pemeriksaan jentik nyamuk minimal seminggu sekali dan berperan aktif sebagai Juru Pemantau Jentik (Jumantik).

Warga Diminta Waspadai Gejala DBD

Masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, serta muncul bintik merah pada kulit.

Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menekan penyebaran DBD di Tabanan.

Komitmen Bersama Bebas DBD

Melalui Gertak PSN Mingguan, Dinas Kesehatan berharap kesadaran masyarakat terus meningkat dalam menjaga lingkungan.

“Lingkungan bersih, masyarakat sehat, Tabanan bebas DBD,” tegasnya. (BEM/r)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI