back to top
Sabtu, Agustus 30, 2025
- Advertisement -spot_img
BerandaGaya Hidup10 Hal yang Harus Dihindari Saat Listrik Padam agar Tetap Aman

10 Hal yang Harus Dihindari Saat Listrik Padam agar Tetap Aman

Balienews.com – Pemadaman listrik dapat terjadi sewaktu-waktu, baik disebabkan oleh perawatan jaringan, cuaca ekstrem, maupun gangguan teknis. Kondisi ini seringkali memicu kepanikan yang berujung pada tindakan berisiko bagi keselamatan diri dan kerusakan peralatan rumah tangga.

Agar tetap aman dan nyaman, penting untuk mengetahui hal-hal yang harus dihindari saat listrik padam. Dengan demikian, Anda dapat melindungi keluarga, menjaga kondisi rumah, dan mencegah kerusakan pada perangkat elektronik.

Hal yang Perlu Dihindari Saat Listrik Padam

1. Menyalakan Generator di Dalam Rumah

Menggunakan generator saat listrik padam memang praktis, namun jangan pernah menyalakannya di dalam rumah, garasi, atau dekat pintu dan jendela.

Gas buang generator mengandung karbon monoksida (CO) – zat beracun yang tidak berbau dan dapat menyebabkan keracunan, pusing, hingga kematian.

Pastikan generator diletakkan setidaknya enam meter dari rumah dengan arah pembuangan asap menjauhi bangunan.

Baca Juga :  Sempat Padam Total, Listrik Bali Kembali Normal dalam Kurang dari 12 Jam

2. Sering Membuka Kulkas

Saat listrik padam, kulkas berhenti mendinginkan. Membuka pintu kulkas terlalu sering akan mempercepat hilangnya udara dingin, sehingga makanan lebih cepat basi.

Biarkan pintu tertutup rapat agar suhu dingin bertahan lebih lama – biasanya hingga 24-48 jam, tergantung tingkat isolasi kulkas.

3. Menyalakan Terlalu Banyak Lilin

Lilin memang dapat digunakan sebagai penerangan darurat, tetapi penggunaan berlebihan meningkatkan risiko kebakaran.

Api lilin yang tidak diawasi dapat jatuh dan menyulut benda mudah terbakar di sekitarnya. Sebaiknya gunakan lampu darurat (emergency light) atau senter yang lebih aman.

4. Membiarkan Perangkat Elektronik Tetap Tersambung

Lonjakan arus listrik (power surge) saat listrik kembali menyala dapat merusak perangkat elektronik seperti TV, komputer, dan kulkas.

Cabut semua peralatan dari stop kontak untuk menghindari kerusakan. Pertimbangkan menggunakan stavolt atau UPS untuk perlindungan tambahan.

5. Membiarkan Freezer Kosong

Freezer yang penuh dapat mempertahankan suhu dingin lebih lama – hingga 48 jam. Sementara freezer kosong hanya mampu bertahan sekitar 24 jam.

Baca Juga :  Sempat Padam Total, Listrik Bali Kembali Normal dalam Kurang dari 12 Jam

Jika stok makanan sedikit, isi kekosongan dengan botol berisi air untuk membantu menjaga suhu tetap rendah.

6. Membiarkan Anak Bermain di Area Gelap Tanpa Pengawasan

Kegelapan saat listrik padam meningkatkan risiko anak tersandung, jatuh, atau menyentuh benda berbahaya.

Pastikan anak selalu dalam pengawasan dan sediakan penerangan minimal seperti lampu darurat atau senter di area yang sering dilalui.

7. Mengabaikan Lampu Darurat dan Power Bank

Ketersediaan lampu darurat dan power bank sangat penting agar aktivitas tetap lancar dan komunikasi tidak terputus.

Power bank memastikan ponsel tetap aktif untuk menerima informasi darurat atau menghubungi pihak yang diperlukan.

8. Menggunakan Ponsel Secara Berlebihan

Penggunaan ponsel secara terus-menerus dapat membuat baterai habis dengan cepat, padahal kita mungkin membutuhkannya untuk keadaan darurat.

Gunakan ponsel seperlunya, matikan fitur yang tidak diperlukan, dan manfaatkan mode penghemat baterai.

Baca Juga :  Sempat Padam Total, Listrik Bali Kembali Normal dalam Kurang dari 12 Jam

9. Meninggalkan Rumah Tanpa Mematikan Saklar Utama

Sebelum keluar rumah saat listrik masih padam, pastikan untuk memutuskan saklar utama. Langkah ini mencegah terjadinya korsleting atau kerusakan akibat lonjakan listrik ketika aliran listrik kembali menyala.

10. Tidak Menyimpan Air Cadangan

Kebanyakan pompa air modern membutuhkan listrik untuk bekerja. Tanpa listrik, pasokan air dapat terhenti.

Selalu sediakan air bersih dalam jumlah yang cukup untuk minum, mandi, dan kebutuhan  lainnya selama pemadaman berlangsung.

Pemadaman listrik memang tidak selalu dapat diprediksi, tetapi dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, risiko cedera dan kerusakan peralatan dapat diminimalkan.

Selalu siapkan peralatan darurat, tetap tenang, dan utamakan keselamatan keluarga di atas segalanya.

Dengan persiapan yang matang dan pengetahuan yang tepat, Anda dapat melalui pemadaman listrik dengan lebih aman dan nyaman. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI