back to top
Minggu, Maret 15, 2026
- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaDaerahBI Bali Luncurkan Situs MoneyChangerBali.com untuk Cegah Money Changer Ilegal

BI Bali Luncurkan Situs MoneyChangerBali.com untuk Cegah Money Changer Ilegal

Denpasar, Balienews.comBank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Bali meluncurkan situs moneychangerbali.com sebagai sumber informasi bagi wisatawan asing untuk menemukan money changer resmi di Bali. Platform digital ini bertujuan menekan praktik Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) ilegal yang berpotensi merugikan wisatawan dan merusak citra pariwisata Pulau Dewata.

Kepala Perwakilan BI Bali, Erwin Soeriadimadja, mengatakan layanan tersebut disediakan untuk membantu wisatawan maupun masyarakat menemukan lokasi penukaran uang asing yang memiliki izin resmi.

“Kami terus akan memperkuat fungsi perizinan dan pengawasan,” ujar Erwin di Denpasar, Bali.

Situs MoneyChangerBali.com untuk Panduan Wisatawan

Melalui situs moneychangerbali.com, pengunjung dapat mencari lokasi terdekat money changer berizin di Bali. Platform ini diharapkan mempermudah wisatawan dalam memilih tempat penukaran uang yang aman dan terpercaya.

Selain pencarian lokasi, situs tersebut juga menyediakan informasi penting mengenai ciri-ciri money changer resmi agar wisatawan tidak tertipu oleh praktik penukaran valuta asing ilegal.

Ciri Money Changer Resmi di Bali

Wisatawan yang ingin menukar uang asing ke rupiah atau sebaliknya disarankan memperhatikan beberapa ciri tempat penukaran resmi, antara lain:

  • Memiliki sertifikat resmi dari Bank Indonesia
  • Nama perusahaan jelas dan terdaftar di Bank Indonesia
  • Menampilkan logo KUPVA BB berizin
  • Logo dilengkapi kode QR untuk verifikasi

Langkah ini penting untuk melindungi konsumen dari praktik penipuan yang kerap terjadi di tempat penukaran uang ilegal.

Bali Memiliki 601 Money Changer Berizin

Berdasarkan data tahun 2025, BI Bali mencatat terdapat 601 jaringan kantor KUPVA BB berizin di Bali. Jumlah tersebut menjadi terbesar kedua di Indonesia.

Sebagian besar money changer resmi terkonsentrasi di tiga wilayah destinasi wisata utama, yaitu di Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, dan Kota Denpasar

Keberadaan jaringan ini menunjukkan peran strategis industri penukaran valuta asing dalam mendukung aktivitas ekonomi Bali, khususnya sektor pariwisata yang banyak melayani wisatawan mancanegara.

Kanal Pelaporan Money Changer Ilegal

Selain menyediakan informasi lokasi resmi, situs tersebut juga dilengkapi kanal pelaporan aktivitas penukaran uang ilegal melalui portal BI-PATROL.

Menurut Erwin, penertiban money changer ilegal membutuhkan sinergi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, asosiasi valuta asing, aparat penegak hukum, serta lembaga adat di Bali.

Peran Desa Adat dan Asosiasi Valuta Asing

Ketua Afiliasi Penukaran Valuta Asing (APVA) Bali, Ni Made Tirtaningsih, menjelaskan praktik penukaran uang ilegal dapat merugikan konsumen dan mencoreng citra pariwisata Bali.

Ia menyebut sejumlah desa adat di kawasan wisata telah mengeluarkan aturan tegas yang melarang operasi money changer ilegal.

Peraturan desa adat (perarem) tersebut sudah berlaku di beberapa wilayah wisata utama di Kuta, Seminyak, dan Legian.

Komitmen Bali Wujudkan Pariwisata Berkualitas

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan keberadaan KUPVA BB berizin merupakan bagian penting dari ekosistem pariwisata Bali yang harus dijaga integritas dan kredibilitasnya.

Penertiban money changer ilegal dinilai menjadi langkah strategis untuk mewujudkan pariwisata Bali yang berkualitas, aman bagi wisatawan, dan berdaya saing global.

Wisatawan maupun masyarakat diimbau selalu menukar uang di money changer resmi serta melaporkan praktik ilegal melalui kanal yang tersedia agar industri pariwisata Bali tetap terpercaya. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI