Jembrana, Balienews.com – Sebanyak 4,5 ton sampah sisa arus mudik Lebaran dibersihkan dari kawasan Terminal Kargo Gilimanuk, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, pada Senin (23/3/2026).
Kegiatan kerja bakti massal ini dipimpin Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati bersama sekitar 150 peserta lintas instansi dan masyarakat, sebagai upaya mengatasi penumpukan sampah akibat aktivitas ribuan pemudik.
Aksi Bersih Libatkan 150 Peserta
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WITA ini tidak hanya menyasar area Terminal Kargo Gilimanuk, tetapi juga menjangkau jalan-jalan di lingkungan permukiman warga.
Sekitar 150 peserta terlibat dalam aksi tersebut, terdiri dari unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat setempat. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam menjaga kebersihan kawasan strategis.
Sinergi Lintas Instansi dan Masyarakat
Aksi korve melibatkan berbagai pihak, di antaranya jajaran Polres Jembrana, Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Batalyon C Pelopor Brimob, Dinas PUPR dan Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Syahbandar, ASDP, serta aparat Kelurahan Gilimanuk.
Selain itu, kegiatan juga diikuti oleh unsur masyarakat seperti kepala lingkungan, ketua RT, Linmas, LPM, kelompok pengelola sampah, hingga pedagang kaki lima.
Terminal Kargo Jadi Titik Penumpukan Sampah
Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati menegaskan pentingnya menjaga kebersihan di kawasan Terminal Kargo Gilimanuk yang berfungsi sebagai buffer zone atau zona penyangga kendaraan saat arus mudik.
Menurutnya, aktivitas ribuan pemudik selama puncak arus mudik menyebabkan penumpukan sampah, terutama plastik bekas makanan dan minuman, yang berserakan hingga ke area permukiman warga.
“Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, terutama di kawasan strategis seperti Terminal Kargo,” ujarnya.
Tiga Kali Pengangkutan ke TPA
Setelah apel, peserta langsung bergerak membersihkan seluruh area. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut menggunakan truk menuju tempat pembuangan akhir (TPA).
Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma, menyebutkan bahwa pengangkutan dilakukan sebanyak tiga kali.
“Total sampah yang berhasil dikumpulkan diperkirakan mencapai 4,5 ton,” jelasnya.
Aksi bersih ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama saat momentum besar seperti arus mudik Lebaran. Partisipasi aktif masyarakat diharapkan terus meningkat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. (BEM)




