Tabanan, Balienews.com – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rancangan RKPD Semesta Berencana (SB) Tahun 2027 di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana Adat Kota Tabanan, Selasa (31/3). Forum strategis tahunan ini menjadi momentum penting untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan fokus pada hilirisasi dan penguatan ekosistem produk unggulan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Forum Strategis Penentu Arah Pembangunan 2027
Musrenbang RKPD 2027 dihadiri oleh Wakil Bupati I Made Dirga, pimpinan DPRD Tabanan, jajaran Forkopimda, Kepala Bappeda Provinsi Bali, Sekda Tabanan, kepala perangkat daerah, camat se-Tabanan, instansi vertikal, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan.
Kegiatan ini menjadi wadah sinkronisasi program pembangunan daerah dengan prioritas provinsi dan nasional, sekaligus menjaring aspirasi untuk perencanaan yang lebih terarah dan inklusif.
Hilirisasi Jadi Strategi Utama
Mengusung tema “Hilirisasi dan Membangun Ekosistem Produk Unggulan”, Bupati Sanjaya menegaskan pentingnya strategi pembangunan dari hulu hingga hilir.
Menurutnya, hilirisasi tidak hanya mencakup produk, tetapi juga sistem dan manajemen yang terintegrasi.
“Kita tidak hanya membangun di hulu dan tengah, tetapi juga di hilir. Hilirisasi produk dan sistem menjadi kunci untuk mendorong kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya inovasi birokrasi dan kesiapan menghadapi dinamika geopolitik global yang berdampak pada pembangunan daerah.
Bangun Ekosistem Produk Unggulan Berkelanjutan
Konsep ekosistem produk unggulan diarahkan untuk menciptakan lingkungan usaha yang saling terhubung, mulai dari rantai pasok, layanan pendukung, hingga kemitraan.
Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan daya saing daerah secara berkelanjutan.
Delapan Prioritas Pembangunan Tabanan 2027
Pemkab Tabanan menetapkan delapan prioritas pembangunan dalam RKPD 2027, yakni:
- Penguatan ketahanan pangan
- Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan
- Perluasan jaminan sosial dan daya saing tenaga kerja
- Penguatan adat, agama, tradisi, seni, dan budaya
- Pengembangan pariwisata berbasis desa
- Pelestarian lingkungan hidup
- Pembangunan infrastruktur fisik dan digital merata
- Reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan
Proses Perencanaan Komprehensif dan Partisipatif
Sekretaris Bappeda Tabanan, Ida Ayu Agung Windayani Kusumaharani, menjelaskan bahwa Musrenbang RKPD merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
Penyusunan RKPD 2027 dilakukan melalui berbagai tahapan, seperti forum konsultasi publik, pemanfaatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), serta pencermatan terhadap 1.396 usulan DPRD dan masyarakat.
“Seluruh proses ini bertujuan mengoptimalkan potensi daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tabanan,” ujarnya.
Dorong Kolaborasi untuk Tabanan Lebih Maju
Melalui Musrenbang RKPD 2027, Pemkab Tabanan mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersinergi dalam mewujudkan Tabanan yang aman, unggul, dan madani.
Partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu memperkuat perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. (BEM/Pro)




