BerandaBeritaDaerahPengangguran Tabanan Turun ke 1,58% di 2025, Hampir Setara Badung

Pengangguran Tabanan Turun ke 1,58% di 2025, Hampir Setara Badung

Tabanan, Balienews.com – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Tabanan pada 2025 tercatat sebesar 1,58 persen, turun dari 1,85 persen pada 2024. Data ini disampaikan dalam Musrenbang RKPD Semesta Berencana Kabupaten Tabanan Tahun 2027 yang digelar di Graha Yadnya Sanjayaning Singasana.

Penurunan ini menunjukkan perbaikan penyerapan tenaga kerja, meski struktur ekonomi daerah masih didominasi sektor informal.

TPT Tabanan Turun, Hampir Menyamai Badung

Kepala Bappeda Provinsi Bali, Dr. I Wayan Wiasthana Ika Putra, mengungkapkan capaian TPT Tabanan hampir setara dengan Kabupaten Badung yang berada di angka 1,57 persen.

Menariknya, meskipun memiliki karakter ekonomi berbeda—Badung bertumpu pada sektor pariwisata dan jasa, sementara Tabanan mengandalkan pertanian dan ekonomi lokal—keduanya mencatat angka pengangguran yang nyaris sama.

Namun, angka tersebut masih sedikit di atas rata-rata Provinsi Bali yang tercatat sebesar 1,49 persen.

Struktur Ekonomi Jadi Faktor Penentu

Menurut Wiasthana, tingginya aktivitas ekonomi tidak selalu sejalan dengan rendahnya tingkat pengangguran.

Struktur ekonomi Tabanan yang didominasi sektor pertanian, UMKM, serta sektor penunjang pariwisata dinilai mampu menjaga stabilitas lapangan kerja.

“Namun sebagian besar masih berada di sektor informal, sehingga perlu penguatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja,” jelasnya.

Bupati Sanjaya: Tren Positif Harus Dijaga

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, menegaskan penurunan angka pengangguran ini merupakan hasil nyata dari peningkatan penyerapan tenaga kerja.

“Dari 1,85 persen pada 2024, turun menjadi 1,58 persen di 2025. Ini menunjukkan tren positif yang harus terus dijaga,” ujarnya, Sabtu (4/4).

Fokus Penguatan SDM dan Ekonomi Lokal

Meski menunjukkan tren positif, Pemerintah Kabupaten Tabanan tidak ingin terlena. Peningkatan kualitas tenaga kerja tetap menjadi prioritas utama.

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan sektor pertanian modern, pengembangan UMKM, serta ekonomi kreatif guna membuka peluang kerja yang lebih luas dan berkualitas.

Langkah ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja di Tabanan. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI