BerandaBeritaDaerahBGN Siapkan 21.085 Motor Listrik untuk Operasional SPPG

BGN Siapkan 21.085 Motor Listrik untuk Operasional SPPG

Jakarta, Balienews.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan sebanyak 21.085 unit kendaraan operasional roda dua berbasis listrik untuk mendukung tugas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Namun, kendaraan tersebut belum dibagikan karena masih dalam proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN), Selasa (7/4).

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa kabar yang menyebutkan jumlah kendaraan mencapai 70 ribu unit adalah tidak benar. Program ini bertujuan meningkatkan mobilitas petugas dalam melakukan peninjauan lapangan di berbagai wilayah dengan kondisi geografis berbeda.

Kendaraan Operasional Masih Tahap Administrasi

Dadan menjelaskan, motor listrik tersebut memang telah tiba di Indonesia, tetapi hingga kini belum didistribusikan kepada para kepala SPPG.

“Fungsinya untuk mendukung operasional kepala SPPG, tetapi motor tersebut belum dibagikan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ia menambahkan, proses administrasi BMN menjadi syarat utama sebelum kendaraan tersebut bisa digunakan secara resmi oleh petugas di lapangan.

Dua Jenis Motor Listrik Disiapkan

BGN menyiapkan dua tipe motor listrik untuk menunjang kebutuhan operasional yang berbeda, yakni model trail dan skuter matik.

Motor trail diduga merupakan tipe Emmo JVX GT, yang dirancang untuk medan berat seperti jalan bergelombang atau tidak rata. Kendaraan ini memiliki kecepatan maksimal hingga 80 km/jam dan jarak tempuh sekitar 70 km dalam sekali pengisian daya.

Sementara itu, model skuter listrik Emmo JVH Max diperuntukkan bagi penggunaan di wilayah perkotaan. Motor ini mampu melaju hingga 90 km/jam dengan jarak tempuh serupa, yaitu sekitar 70 km per pengisian.

Spesifikasi dan Keunggulan Motor Listrik

Motor trail dibekali baterai berkapasitas 72V 31Ah yang mendukung penggunaan dua baterai sekaligus. Teknologi pengisian cepat memungkinkan pengisian daya dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar satu jam.

Selain itu, kendaraan listrik dinilai lebih efisien dalam biaya perawatan karena memiliki lebih sedikit komponen dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.

Desain skuter listrik yang ergonomis juga memberikan kenyamanan bagi pengguna, terutama untuk mobilitas di area perkotaan.

Klarifikasi Jumlah Unit

Menanggapi viralnya informasi di media sosial, Dadan memastikan jumlah motor listrik yang disiapkan tidak mencapai 70 ribu unit.

“Jumlahnya 21.085 unit dan saat ini masih dalam pengurusan administrasi,” tegasnya.

Dukungan Mobilitas Program Gizi Nasional

Pengadaan kendaraan operasional ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pengawasan dan pelaksanaan program pemenuhan gizi di berbagai daerah.

Dengan mobilitas yang lebih baik, diharapkan para kepala SPPG dapat menjangkau wilayah terpencil sekalipun, sehingga program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI