BerandaNusantaraBudayaPKB 2026 Digelar 13 Juni–11 Juli, Persiapan Sudah Capai 80 Persen

PKB 2026 Digelar 13 Juni–11 Juli, Persiapan Sudah Capai 80 Persen

Denpasar, Balienews.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Bali memastikan persiapan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 Tahun 2026 telah mencapai 80 persen. Ajang seni dan budaya terbesar di Pulau Dewata itu akan berlangsung pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026 di Taman Budaya Art Centre Denpasar, dengan melibatkan sekitar 20.929 seniman dari berbagai daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Ida Bagus Alit Suryana, mengatakan seluruh kelompok seni yang akan tampil telah melalui proses kurasi dan pembinaan. Persiapan saat ini difokuskan pada penyelesaian infrastruktur pendukung seperti panggung pawai budaya, dekorasi lokasi utama, serta stan UMKM.

Persiapan Masuki Tahap Akhir

Menurut Ida Bagus Alit Suryana, sebagian besar agenda teknis telah rampung. Pembinaan bagi peserta dari kabupaten/kota di Bali dilakukan secara langsung, sementara peserta dari luar daerah dan luar negeri mendapatkan pendampingan secara daring.

Baca Juga :  PKB Bali 2026 Libatkan 20.929 Seniman dan Partisipan Dunia

“Berjalan sudah 80 persen, kelompok-kelompok atau sekaa seni yang akan tampil sudah semua dikurasi dan dilakukan pembinaan,” ujarnya di Denpasar, Selasa.

Saat ini, panitia hanya menyelesaikan beberapa pekerjaan fisik menjelang pembukaan acara.

Pawai Budaya PKB 2026 Undang Presiden Prabowo

PKB 2026 akan dibuka dengan peed aya atau pawai budaya yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni 2026. Pemerintah Provinsi Bali juga berencana mengundang Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk menghadiri pembukaan tersebut.

Panggung utama pawai budaya di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali mulai dikerjakan pada 7 Juni 2026. Tahun ini, kapasitas tribun penonton diperluas untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat.

Menurut Alit Suryana, desain panggung tidak akan berbeda jauh dari tahun-tahun sebelumnya. Namun, area penonton diperbesar agar masyarakat dapat menikmati seluruh sajian budaya dengan lebih nyaman.

Baca Juga :  PKB Bali 2026 Libatkan 20.929 Seniman dan Partisipan Dunia

Angkat Tema Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha

Pesta Kesenian Bali 2026 mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha” yang bermakna memuliakan jiwa yang paripurna.

Selama satu bulan penyelenggaraan, masyarakat akan disuguhkan berbagai kegiatan budaya, mulai dari pergelaran seni, parade, lomba, widyatula, lokakarya, pameran, Jantra Tradisi Bali, hingga Bali World Culture Celebration (BWCC).

Tema tersebut diharapkan menjadi ruang ekspresi sekaligus pelestarian seni, adat, dan budaya Bali di tengah perkembangan zaman.

Jumlah Seniman Meningkat Signifikan

Dari sisi partisipasi, PKB 2026 mencatat peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebanyak 673 sekaa dan yayasan seni akan terlibat dalam berbagai rangkaian acara dengan total sekitar 20.929 seniman. Angka ini meningkat dibanding PKB 2025 yang melibatkan 562 sekaa dan sekitar 14.229 seniman.

Kegiatan pawai budaya diperkirakan melibatkan sekitar 3.430 seniman. Sementara itu, program Rekasadana akan melibatkan sekitar 6.300 seniman, dan Utsawa diikuti sekitar 7.835 seniman.

Baca Juga :  PKB Bali 2026 Libatkan 20.929 Seniman dan Partisipan Dunia

Peningkatan jumlah peserta menunjukkan tingginya antusiasme komunitas seni dan budaya dalam mendukung keberlangsungan PKB sebagai etalase kebudayaan Bali.

Lebih dari Separuh Anggaran untuk Seniman

Pemerintah Provinsi Bali mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,5 miliar untuk pelaksanaan PKB 2026.

Dinas Kebudayaan Bali menyebutkan bahwa lebih dari 50 persen anggaran tersebut dialokasikan langsung untuk kebutuhan seniman, termasuk dukungan kegiatan kesenian dan hadiah perlombaan.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku seni sekaligus memperkuat ekosistem budaya di Bali.

Dengan persiapan yang telah mencapai 80 persen, masyarakat dan wisatawan kini tinggal menantikan pembukaan PKB 2026 yang kembali menghadirkan kekayaan seni dan budaya Bali dalam skala yang lebih besar. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI