BerandaBeritaNasionalNanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Tegaskan Tetap Kawal Program Makan...

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Tegaskan Tetap Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Jakarta, Balienews.com – Nanik Sudaryati Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu karena alasan kesehatan. Meski tidak lagi memimpin lembaga tersebut, Nanik menegaskan akan tetap mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya meningkatkan gizi anak Indonesia, bukan untuk kepentingan politik.

Nanik Mundur karena Jalani Pengobatan Jantung

Keputusan mundur disampaikan Nanik melalui akun media sosial resminya. Ia menjelaskan bahwa pengunduran dirinya dilakukan agar dapat fokus menjalani pengobatan penyakit jantung yang tengah dialaminya.

Kabar tersebut juga dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan.

“Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” ujar Dirgayuza.

Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Bukan Agenda Politik

Dalam pernyataannya, Nanik menepis anggapan bahwa Program Makan Bergizi Gratis dijalankan untuk kepentingan politik menjelang Pemilu 2029.

Menurutnya, mayoritas penerima manfaat saat ini merupakan anak balita hingga siswa sekolah dasar yang belum memiliki hak pilih pada pemilu mendatang. Karena itu, ia meminta masyarakat melihat program tersebut sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“Kalau untuk tujuan politis, yang sekarang mayoritas penerima manfaat kan anak-anak balita sampai SD, tiga tahun lagi 2029, mereka belum nyoblos. Jadi, kalau ada yang bilang 82 juta penerima manfaat itu untuk Pemilu 2029, mohon diluruskan pemikiran itu agar kita bersama-sama bisa menerima Program MBG sebagai program mulia untuk memperbaiki masa depan generasi kita,” ujar Nanik.

Program MBG Dinilai Gerakkan Ekonomi Lokal

Selain meningkatkan kualitas gizi anak, Nanik menilai Program Makan Bergizi Gratis memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

Ia menyebut program tersebut mampu menyerap hasil produksi petani dan peternak lokal. Hal itu, menurutnya, terlihat ketika kegiatan MBG sempat berhenti selama libur sekolah sekitar tiga pekan.

Akibatnya, banyak hasil pertanian dan peternakan tidak terserap sehingga harga komoditas mengalami penurunan.

“Terbukti kemarin tiga minggu libur sekolah dan MBG libur, petani dan peternak mengeluh karena hasil pertanian dan peternakan mereka tidak terserap dan harganya jatuh,” katanya.

Klaim Telah Letakkan Fondasi Perbaikan BGN

Meski menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional kurang dari dua bulan, Nanik menyatakan telah meletakkan sejumlah fondasi untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Ia mengungkapkan telah melakukan berbagai langkah pembenahan di internal BGN, termasuk melakukan pergantian sejumlah pejabat eselon I sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas organisasi.

Komitmen Tetap Mengawal Program MBG

Nanik menegaskan pengunduran dirinya tidak mengurangi komitmennya untuk terus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.

Ia berharap masyarakat dapat memberikan dukungan terhadap program tersebut karena dinilai memiliki manfaat besar bagi peningkatan gizi anak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan petani dan peternak lokal. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI