Tabanan, Balienews.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan mengapresiasi pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilos) Serentak 2026 yang melibatkan 38.783 pelajar tingkat SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA pada Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang didukung KPU Kabupaten Tabanan ini menjadi sarana pendidikan demokrasi bagi pelajar untuk belajar menggunakan hak pilih, menentukan pemimpin, dan menghargai perbedaan.
Libatkan Puluhan Ribu Pelajar
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan apresiasi kepada KPU Kabupaten Tabanan dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilos Serentak 2026.
Menurut Sanjaya, pemilihan langsung di sekolah memberikan pengalaman nyata bagi pelajar untuk memahami proses demokrasi, mulai dari menentukan pilihan secara bertanggung jawab hingga menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa.
“Setiap suara memiliki arti dan setiap pilihan harus disertai tanggung jawab,” ujarnya.
Pemilos Serentak 2026 melibatkan 17.414 pemilih tingkat SMP/MTs dan 21.369 pemilih tingkat SMA/SMK/MA. Sebanyak 175 pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS mengikuti kontestasi yang didukung 313 tempat pemungutan suara (TPS).
Melalui kegiatan ini, pelajar dapat belajar mengenali calon pemimpin, mempertimbangkan gagasan dan program, serta memahami pentingnya pemungutan dan penghitungan suara yang tertib dan transparan.

Jadi Bekal Menghadapi Pemilu
Sanjaya berharap Pemilos dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pendidikan karakter di sekolah. Ia ingin pelajar Tabanan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kritis, berintegritas, dan aktif dalam kehidupan bermasyarakat serta bernegara.
Pengalaman mengikuti pemilihan OSIS juga diharapkan menjadi bekal bagi pelajar ketika kelak memiliki hak pilih dalam pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah.
Salah satu peserta, Made Kevan Lakeswara Biantara, calon Ketua OSIS SMP Negeri 1 Tabanan, mengaku bangga dapat merasakan langsung proses demokrasi melalui pemilihan di sekolah.
Menurut Kevan, pengalaman tersebut memberinya gambaran tentang mekanisme pemilihan pemimpin, seperti pemilihan presiden, gubernur, dan bupati.
Ia juga menyatakan siap menerima apa pun hasil pemilihan dan menjadikannya sebagai bekal untuk berpartisipasi dalam pemilu setelah memenuhi persyaratan sebagai pemilih.
Kolaborasi Lintas Instansi
Pelaksanaan Pemilos Serentak 2026 merupakan hasil kolaborasi KPU Kabupaten Tabanan dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Pendidikan, dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Kegiatan ini juga melibatkan Bawaslu Kabupaten Tabanan dan KNPI Kabupaten Tabanan.
Melalui tema “Belajar Demokrasi dari Sekolah”, Pemkab Tabanan berharap budaya demokrasi dapat tumbuh di kalangan generasi muda. Pemilos tidak hanya menjadi ajang memilih pengurus OSIS, tetapi juga sarana membentuk pelajar yang mampu menggunakan hak pilih secara cerdas, menghormati perbedaan, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi. (BEM/r)




