Malang, Balienews.com – Bali United berhasil meraih kemenangan tandang perdana di kompetisi Super League 2026/2027 setelah menaklukkan Arema FC dengan skor 3-1 pada pekan kedelapan. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (31/10/2026), tersebut diwarnai dua kartu merah untuk tim tuan rumah.
Tiga gol kemenangan Serdadu Tridatu dicetak Marko Dugandzic, Irfan Jaya, dan Teppei Yachida. Sementara itu, Arema FC hanya mampu membalas satu gol melalui Careca.
Tambahan tiga poin membawa Bali United naik ke peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 16 poin dari delapan pertandingan.
Bali United Unggul Dua Gol di Babak Pertama
Arema FC mengawali pertandingan dengan mengandalkan serangan melalui transisi cepat. Kecepatan para pemain depan Singo Edan beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Bali United sepanjang 30 menit pertama.
Kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, bahkan harus bekerja keras untuk menggagalkan peluang Marcos Vinicius dalam situasi satu lawan satu pada menit ke-30.
Lima menit berselang, Bali United meminta hadiah penalti setelah bek Arema FC, Leo Guntara, terlihat melakukan kontak dengan bola menggunakan tangan di dalam kotak penalti. Namun, wasit Candra melanjutkan pertandingan setelah tidak mendapatkan rekomendasi pemeriksaan VAR dari Muhammad Tri Santoso.
Bali United akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-39 melalui Marko Dugandzic. Gol tersebut membuat tim tamu semakin percaya diri dalam mengembangkan permainan.
Menjelang turun minum, tepatnya menit ke-44, Irfan Jaya menggandakan keunggulan Bali United. Ia berhasil memanfaatkan bola yang gagal diamankan barisan pertahanan Arema FC dan melepaskan tembakan kaki kiri dari dalam kotak penalti.
Skor 2-0 untuk keunggulan Bali United bertahan hingga babak pertama berakhir.
Teppei Yachida Perbesar Keunggulan Bali United
Memasuki babak kedua, Arema FC berusaha memperkecil ketertinggalan. Achmad Maulana sempat mengancam melalui tendangan jarak jauh, tetapi peluang tersebut berhasil diamankan Mike Hauptmeijer.
Bali United justru kembali menambah keunggulan pada menit ke-67. Teppei Yachida sukses memaksimalkan umpan terobosan akurat dari Kadek Agung di area kotak penalti tuan rumah.
Gol tersebut mengubah kedudukan menjadi 3-0 untuk keunggulan Serdadu Tridatu.
Situasi pertandingan semakin sulit bagi Arema FC setelah Alfeandra Dewangga menerima kartu merah langsung dari wasit Candra pada menit ke-74. Ia diusir dari lapangan setelah bereaksi terhadap salah satu pemain Bali United.
Meski bermain dengan 10 orang, Arema FC berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3. Kesalahan Tim Geypens dalam menguasai bola di area pertahanan sendiri dimanfaatkan Careca untuk melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Hauptmeijer.
Arema FC Akhiri Laga dengan Sembilan Pemain
Petaka bagi Arema FC belum berakhir. Pada masa injury time babak kedua, Julian Guevara juga menerima kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran terhadap Teppei Yachida dengan menginjak bagian engkelnya.
Arema FC pun harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 untuk kemenangan Bali United tetap bertahan.
Bali United Naik ke Posisi Kedua Klasemen
Kemenangan di Stadion Kanjuruhan menjadi catatan penting bagi Bali United karena merupakan raihan tiga poin pertama mereka dalam pertandingan tandang musim ini.
Sebelumnya, Bali United belum berhasil membawa pulang kemenangan ketika menghadapi Borneo FC dengan kekalahan 0-1, Java United dengan kekalahan 2-3, serta Persita Tangerang setelah bermain imbang 1-1.
Dengan hasil tersebut, Bali United kini mengoleksi 16 poin dari delapan pertandingan dan menempati peringkat kedua klasemen sementara Super League 2026/2027, sebelum pertandingan Dewa united melawan Persija Jakarta.
Di sisi lain, Arema FC masih tertahan di posisi ke-11 dengan sembilan poin. Hasil ini juga memperpanjang catatan kurang konsisten Singo Edan yang hanya mampu meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Bali United untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen. Dukungan suporter dan konsistensi permainan akan menjadi faktor penting dalam menghadapi pertandingan berikutnya. (BEM)




