Singaraja, Balienews.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Buleleng menyerahkan dua rumah layak huni hasil program bedah rumah bagi warga miskin di Kabupaten Buleleng. Penyerahan kunci secara simbolis dilakukan oleh Ketua Kwarcab Buleleng, Gede Suyasa, pada Sabtu (30/8). Program ini merupakan aksi kelima kalinya sekaligus rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-64.
Dua Warga Jadi Penerima Bedah Rumah
Penerima bantuan masing-masing adalah Ketut Tikunaya, buruh tani asal Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada, dan Kadek Agus Mertayasa, buruh serabutan dari Banjar Dinas Tegal, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Keduanya dipilih karena hidup dalam keterbatasan ekonomi dan tidak memiliki rumah layak huni.
Ketua Kwarcab Buleleng, Gede Suyasa, menegaskan bahwa bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima.
“Setelah punya rumah baru, Pak Ketut Tikunaya tidak perlu lagi berpindah-pindah tempat tinggal. Sehingga bisa lebih fokus pada pendidikan anak, agar kelak bisa menempuh sekolah lebih tinggi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Suyasa.
Rumah Baru dengan Fasilitas Memadai
Rumah yang dibangun Pramuka Buleleng sudah diplester, dipasang keramik, memiliki kamar mandi yang memadai, serta atap yang rapi.
“Kami bangga bisa menyerahkan bantuan ini. Harapan kami, Pak Kadek Agus bisa konsentrasi bekerja, tidak lagi memikirkan hunian, melainkan fokus pada pendidikan anak-anaknya,” tambah Suyasa yang juga menjabat Sekda Buleleng.
Program Bumbung Kemanusiaan Pramuka Peduli
Ketua Satgas Pramuka Peduli Kwarcab Buleleng, Ketut Susila Widiarsana, menjelaskan bahwa program bedah rumah ini merupakan bagian dari Bumbung Kemanusiaan Pramuka Peduli.
Total anggaran yang digunakan mencapai Rp56,10 juta, seluruhnya berasal dari donasi anggota Pramuka Buleleng.
Rinciannya, pembangunan rumah di Lingkungan Sangket menghabiskan Rp27,5 juta (Rp24,5 juta untuk bahan bangunan dan Rp3 juta ongkos tukang).
Sementara rumah di Desa Sangsit menelan biaya Rp28,6 juta (Rp25 juta untuk bahan bangunan dan Rp3,6 juta ongkos tukang).
Konsistensi Program Sosial Pramuka
Sejak lima tahun terakhir, Pramuka Buleleng telah membangun 10 unit rumah layak huni untuk masyarakat kurang mampu.
Program sosial ini akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup warga miskin, terutama dalam aspek kesehatan dan pendidikan anak-anak mereka. (BEM)