back to top
Sabtu, Agustus 30, 2025
- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaDaerahPuluhan Motor Sampah Terparkir Depan Kantor Gubernur Bali

Puluhan Motor Sampah Terparkir Depan Kantor Gubernur Bali

Denpasar, Balienews.com Puluhan motor gerobak pengangkut sampah milik petugas kebersihan terlihat memadati gerbang Kantor Gubernur Bali, Senin pagi (4/8/2025). Aksi ini diduga sebagai bentuk protes atas kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang membatasi pembuangan sampah organik ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung sejak Jumat (1/8/2025).

Motor Gerobak Penuhi Jalan, Bau Tak Sedap Menyengat

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Bali, Ida Bagus Surja Manuaba, menyampaikan bahwa sekitar 20 motor gerobak sampah telah terparkir sejak pukul 10.00 Wita di depan Kantor Gubernur dan sepanjang Jalan Basuki Rahmat.

“Sejak tadi pagi sekitar jam 10-an saya lihat, dan ini masih dikoordinasikan dengan Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Bali,” ujar Surja Manuaba.

Baca Juga :  DKLH Bali Tutup TPA Suwung Setiap Rabu untuk Hentikan Praktik Open Dumping

Motor gerobak tersebut menimbulkan bau tak sedap karena dipenuhi sampah yang tidak tertangani selama empat hari terakhir.

Kebijakan Mendadak: Larangan Sampah Organik ke TPA Suwung

Kebijakan pembatasan ke TPA Suwung diumumkan mendadak oleh Pemprov Bali pada Kamis (31/7/2025), sehari sebelum diberlakukan. Sejak Jumat (1/8/2025), petugas kebersihan di wilayah Denpasar dan Badung dilarang membawa sampah organik ke TPA.

Kebijakan ini menyebabkan antrean truk sampah mengular dan banyak kendaraan harus putar balik karena sampah belum dipilah antara organik, anorganik, dan residu.

Dampak Langsung: Sampah Menumpuk di Permukiman Warga

Akibat pembatasan tersebut, petugas motor gerobak tidak lagi mengangkut sampah rumah tangga, sehingga tumpukan sampah terlihat di berbagai titik pemukiman warga di Denpasar dan Badung.

Baca Juga :  TPST Karisma di Desa Ungasan Olah 10-12 Ton Sampah per Hari, Kurangi Ketergantungan TPA Suwung

Pemprov Bali sendiri mengaku kesulitan mendapatkan informasi langsung dari petugas karena kendaraan gerobak ditinggal begitu saja tanpa keterangan.

“Dari tadi dicari tidak ketemu petugasnya, jadi langsung koordinasi ke DKLH,” ujar Surja Manuaba.

Gubernur Koster Belum Beri Tanggapan Langsung

Hingga Senin siang, Gubernur Bali Wayan Koster belum meninjau langsung kondisi tersebut. Ia tengah menerima kunjungan Komisi IV DPR RI di Rumah Jabatan Jayasabha, setelah sebelumnya mendampingi Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri melayat ke rumah duka mendiang ibunda Mantan Menteri PPPA Bintang Puspayoga dan Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara.

“Saya belum tahu secara pasti karena sekarang sedang ada tamu, jadi belum sempat dipantau,” kata Surja Manuaba.

Baca Juga :  Mulai 1 Agustus 2025, TPA Suwung Bali Tak Lagi Terima Sampah Organik

DKLH Bali Belum Keluarkan Pernyataan Resmi

Hingga berita ini ditayangkan, Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Bali belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait aksi petugas kebersihan dan dampaknya terhadap pengelolaan sampah di kawasan Denpasar dan Badung. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI