back to top
Sabtu, Agustus 30, 2025
- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaDaerahTabanan Raih Anugerah Swacitta Nugraha 2025 Berkat Inovasi Traktor Listrik Energi Surya

Tabanan Raih Anugerah Swacitta Nugraha 2025 Berkat Inovasi Traktor Listrik Energi Surya

Denpasar, Balienews.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Anugerah Swacitta Nugraha 2025 dalam Apel Peringatan HUT ke-67 Provinsi Bali di Lapangan Niti Mandala Renon, Kamis (14/8).

Penghargaan ini diberikan atas komitmen dan inovasi Tabanan dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta pengembangan teknologi ramah lingkungan di bidang pertanian.

Traktor Listrik Energi Surya Jadi Inovasi Unggulan

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Bali kepada perwakilan Kabupaten Tabanan, yakni Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Tabanan bersama I Putu Agus Hendra Adnyana Giri, S.T., inovator yang berhasil menciptakan Elektrik Traktor dengan Charging Station Energi Surya.

Inovasi tersebut meraih Juara 1 kategori teknologi pertanian berkat kontribusinya dalam meningkatkan produktivitas petani.

Penilaian Berbasis Dampak Nyata

Sebelum penyerahan penghargaan, tim penilai telah melakukan verifikasi lapangan di Tabanan pada Juni 2025. Penilaian tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis, tetapi juga pada efisiensi energi, dampak ekonomi, dan manfaat sosial.

Traktor listrik berbasis energi surya dinilai mampu mengurangi biaya operasional petani sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan di Bali.

Apresiasi Bupati Tabanan

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menyampaikan rasa bangga atas penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, inovator lokal, dan masyarakat Tabanan. Kami berkomitmen untuk terus mendorong inovasi yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi petani dan masyarakat. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk membangun Tabanan yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing dengan tetap berlandaskan kearifan lokal Bali,” ujar Bupati Sanjaya, Senin (18/8).

Harapan Para Ahli

Ketua Dewan Juri, Prof. Dr. Ir. I Wayan Supartha, M.S., menilai inovasi ini berpotensi menjadi model pertanian masa depan.

Sementara itu, Ir. I Made Oka Parwata, M.M.A., analis pertanian ahli utama Dinas Pertanian Pangan Provinsi Bali, menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar teknologi ini dapat diadopsi lebih luas.

Keberhasilan Tabanan diharapkan menjadi inspirasi bagi kabupaten lain di Bali, sekaligus memperkuat posisi provinsi ini sebagai pelopor pertanian hijau di Indonesia. (BEM/r)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI