back to top
Sabtu, November 29, 2025
- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaDaerahPolda Bali Ajak Personel Teladani Nilai Kepahlawanan dalam Tugas Melayani Masyarakat

Polda Bali Ajak Personel Teladani Nilai Kepahlawanan dalam Tugas Melayani Masyarakat

Denpasar, Balienews.com – Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Bali, Kombes Pol. Sigit Dany Setiyono, mengajak seluruh personel kepolisian meneladani semangat dan nilai-nilai perjuangan para pahlawan nasional dalam menjalankan tugas melayani masyarakat. Ajakan itu disampaikan saat upacara peringatan Hari Pahlawan di Mapolda Bali, Senin (10/11/2025).

Teladani Nilai Kesabaran dan Keikhlasan Para Pahlawan

Dalam amanat yang dibacakannya mewakili Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, Kombes Sigit menegaskan bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit, melainkan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan para pejuang bangsa.

Ia menyebut, ada tiga nilai utama yang bisa diteladani dari para pahlawan, yaitu kesabaran, semangat kebangsaan, dan pandangan visioner.

Baca Juga :  Polda Bali Gelar Operasi Pekat Agung 2025 untuk Berantas Premanisme dan Penyakit Masyarakat

“Dari kesabaran itulah lahir kemenangan. Para pahlawan tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan,” ujar Kombes Sigit.

Utamakan Kepentingan Bangsa di Atas Segalanya

Kombes Sigit menekankan bahwa setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan atau kekuasaan, melainkan kembali ke rakyat untuk mengajar, membangun, dan mengabdi.

“Kehormatan sejati bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” tegasnya.

Nilai ini, katanya, menjadi pedoman penting bagi aparat kepolisian dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan tulus dan tanpa pamrih.

Pandangan Visioner dan Semangat Tak Pernah Padam

Menurutnya, para pahlawan berjuang bukan hanya untuk generasi mereka, tetapi juga untuk masa depan bangsa. Oleh karena itu, menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan yang telah diperjuangkan dengan darah dan air mata.

Baca Juga :  Stadion Kapten I Wayan Dipta Raih Nilai “Sangat Baik” dalam Re-Risk Assessment Polda Bali

Kombes Sigit menambahkan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi dengan senjata, melainkan dengan ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian.

“Semangatnya tetap sama: membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan,” katanya.

Selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto

Lebih lanjut, ia menyebut semangat kepahlawanan itu sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, serta membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

“Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita: bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Koster Ajak Generasi Muda Warisi Semangat Puputan Margarana

Ia menutup amanat dengan pesan agar generasi masa kini terus menjaga api perjuangan melalui kerja nyata, gerakan positif, dan dampak nyata bagi masyarakat.

Nilai-nilai kepahlawanan bukan hanya untuk dikenang setiap 10 November, tetapi untuk dihidupkan dalam setiap tindakan dan pelayanan publik. Mari terus warisi semangat para pahlawan dengan bekerja penuh dedikasi untuk Indonesia yang lebih adil dan sejahtera. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI