back to top
Senin, Januari 19, 2026
- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaDaerahBali Tingkatkan Kewaspadaan Super Flu H3N2 hingga Puskesmas

Bali Tingkatkan Kewaspadaan Super Flu H3N2 hingga Puskesmas

Denpasar, Balienews.com – Pemerintah Provinsi Bali meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Super Flu atau influenza A (H3N2) subclade K hingga ke tingkat puskesmas. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dini meski hingga kini belum ditemukan kasus penularan di wilayah Bali.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Gusti Ayu Raka Susanti, menyatakan kewaspadaan diperketat melalui koordinasi lintas kabupaten/kota, Jumat (9/1), di Denpasar. Upaya ini dilakukan karena Bali merupakan daerah pariwisata dengan mobilitas manusia yang tinggi.

Belum Ada Kasus, Pemantauan Terus Dilakukan

Raka Susanti menjelaskan, hingga saat ini Bali masih dalam kondisi aman dari Super Flu. Namun pemantauan tetap dilakukan secara intensif melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).

Baca Juga :  Super Flu Bukan Flu Biasa, Ini Fakta Penting yang Perlu Diketahui

Apabila SKDR mendeteksi peningkatan kasus influenza di fasilitas kesehatan, Dinas Kesehatan akan segera melakukan verifikasi, penyelidikan epidemiologi, hingga pengambilan sampel untuk uji laboratorium bila diperlukan.

Tidak Semua Flu Adalah Super Flu

Masyarakat diimbau untuk tidak panik. Menurut Raka Susanti, tidak semua kasus influenza merupakan Super Flu. Banyak kasus flu yang muncul akibat perubahan musim serta tingginya mobilitas masyarakat.

Meski demikian, kewaspadaan tetap penting mengingat virus influenza tipe A dapat menyebar cepat melalui droplet udara, sehingga potensi penularan bisa terjadi di wilayah mana pun.

Pintu Masuk Bali Diperketat

Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Bali bekerja sama dengan Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) di pintu masuk Bali. Pemeriksaan suhu tubuh dilakukan terhadap pelaku perjalanan, mengingat demam menjadi salah satu gejala utama Super Flu.

Baca Juga :  Kiat Menjaga Kesehatan Mental di Tahun 2025

Imbauan PHBS untuk Masyarakat

Dinas Kesehatan Bali mengimbau masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti:

  • Istirahat yang cukup
  • Mengonsumsi makanan bergizi
  • Menggunakan masker saat mengalami gejala flu atau batuk
  • Rajin mencuci tangan, terutama saat bepergian jauh

Masyarakat yang mengalami gejala berkepanjangan dan tidak membaik dengan pengobatan mandiri diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

Fasilitas Kesehatan Bali Siap Hadapi Super Flu

Raka Susanti menegaskan Bali memiliki kesiapan fasilitas kesehatan yang memadai berkat pengalaman menghadapi pandemi COVID-19.

Saat ini, Bali memiliki 120 puskesmas, RSUD di seluruh kabupaten/kota, serta jaringan rumah sakit swasta yang mudah dijangkau.

“Kesiapan fasilitas kesehatan di Bali sangat baik dan tersebar merata,” ujarnya.

Baca Juga :  7 Puskesmas di Tabanan Layani UGD 24 Jam Mulai 1 Januari 2026

Tetap Waspada Tanpa Panik

Pemprov Bali mengajak masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik, serta aktif menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Pencegahan sejak dini dinilai menjadi kunci untuk menekan potensi penyebaran Super Flu. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI