Denpasar, Balienews.com – Pemain Bali United, Kadek Arel Priyatna, resmi terpilih sebagai anggota Executive Committee (Exco) Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) untuk periode 2026–2029. Penunjukan ini menjadi tonggak penting bagi keterwakilan pesepakbola muda dalam organisasi pemain profesional Indonesia.
Peran Baru Kadek Arel di APPI
Kadek Arel menyatakan keikutsertaannya di jajaran pengurus APPI merupakan tantangan baru dalam perjalanan kariernya sebagai pesepakbola muda. Ia mengaku bangga dipercaya mengemban tanggung jawab tersebut.
“Ini menjadi tantangan saya berikutnya sebagai pemain muda untuk menjalankan tugas ini. Saya sangat bangga karena ini bagian dari upaya mengembangkan sepak bola Indonesia,” ujar Kadek Arel di Denpasar, Senin (12/1).
Wakili Pesepakbola Muda Nasional
Bek Bali United yang juga kapten Timnas Indonesia U-23 itu bergabung sebagai perwakilan pemain muda.
Ia berkomitmen menyusun rencana kerja dan program yang tepat sasaran demi kepentingan seluruh pesepakbola profesional di Indonesia hingga 2029.
Kadek Arel akan berkolaborasi dengan sejumlah nama besar di dunia sepak bola nasional, seperti Sutanto Tan, Andritany Ardhiyasa, Achmad Jufriyanto, serta pemain putri Shalika Aurelia.
Dorong Perkembangan Sepak Bola Indonesia
Pemain berusia 20 tahun asal Kabupaten Buleleng, Bali, ini berharap kehadirannya di APPI dapat memberi kontribusi nyata bagi kemajuan sepak bola Tanah Air.
Menurutnya, perkembangan sepak bola Indonesia sudah menunjukkan kemajuan signifikan, meski masih membutuhkan berbagai pembenahan.
Ia menilai peran APPI sangat penting sebagai wadah aspirasi pemain profesional, terutama dalam memperjuangkan hak, kesejahteraan, dan peningkatan kualitas kompetisi.
Tentang APPI
APPI berdiri sejak 2008 dan merupakan organisasi pesepakbola profesional yang bernaung di bawah FIFPRO, asosiasi pesepakbola dunia yang diakui oleh FIFA.
APPI berperan sebagai jembatan antara pemain, klub, dan pemangku kepentingan sepak bola nasional.
Dengan bergabungnya Kadek Arel di jajaran Exco APPI, harapan baru pun muncul bagi regenerasi kepemimpinan pesepakbola Indonesia. (BEM)




