back to top
Minggu, Februari 15, 2026
- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaInternasionalAlibaba dan ByteDance resmi tantang Google di Teknologi AI Pembuat Gambar

Alibaba dan ByteDance resmi tantang Google di Teknologi AI Pembuat Gambar

Balienews.comPersaingan AI pembuat gambar global kian memanas setelah dua raksasa teknologi China, Alibaba dan ByteDance, hampir bersamaan meluncurkan model generatif terbaru mereka. Alibaba merilis Qwen-Image-2.0, sementara ByteDance memperkenalkan Seedream 5.0.

Kedua model ini diposisikan untuk menantang dominasi Nano Banana milik Google di sektor image generation. Peluncuran dilakukan pada 2026 melalui ekosistem cloud dan platform digital masing-masing, sebagai strategi memperkuat daya saing AI China di pasar global.

Langkah ini menandai eskalasi kompetisi, yang sebelumnya lebih terkonsentrasi pada model bahasa besar (large language models/LLM), kini merambah serius ke teknologi text-to-image.

Qwen-Image-2.0: Senjata Baru Alibaba di Ekosistem Cloud

Alibaba memperkenalkan Qwen-Image-2.0 sebagai bagian dari keluarga model Qwen yang dikembangkan melalui Alibaba Cloud.

Model ini dirancang untuk menghasilkan gambar berbasis teks dengan kualitas visual tinggi dan pemahaman prompt kompleks. Qwen-Image-2.0 diklaim mampu memproses prompt panjang dan detail, menghasilkan visual resolusi tinggi, serta mendukung pengeditan gambar berbasis AI.

Baca Juga :  YouTube Bersih-Bersih Konten AI, Ribuan Kreator Terancam Kehilangan Monetisasi

Alibaba memosisikan model ini sebagai tulang punggung baru dalam ekosistem AI mereka, termasuk potensi integrasi dengan layanan e-commerce dan berbagai platform digital.

Peluncuran ini juga memperkuat strategi Alibaba dalam memperluas dominasi AI, tidak hanya di komputasi awan, tetapi juga di sektor konten kreatif visual.

Seedream 5.0: Andalkan Reasoning dan Resolusi 4K

Tak mau kalah, ByteDance merilis Seedream 5.0 dengan peningkatan signifikan pada aspek reasoning atau pemahaman konteks perintah yang kompleks.

Model ini mampu menghasilkan gambar hingga resolusi 2K dan 4K (melalui peningkatan berbasis AI), serta memberikan kontrol detail tekstur dan komposisi lebih presisi.

Seedream 5.0 mulai diuji coba secara terbatas melalui platform milik ByteDance seperti CapCut, yang memiliki basis pengguna global besar.

Baca Juga :  Meta Rekrut Peneliti OpenAI: Strategi Agresif Kuasai Peta Persaingan AI Global

Keunggulan utama yang disorot dari model ini antara lain : fleksibel menangani prompt panjang dan instruksi bertingkat, kemampuan transfer gaya visual dari referensi, dan integrasi pemrosesan konteks berbasis data terkini

Head-to-Head dengan Nano Banana Google

Kehadiran Qwen-Image-2.0 dan Seedream 5.0 dipandang sebagai upaya serius China menantang Google dalam teknologi AI gambar.

Dalam sejumlah uji perbandingan independen, Seedream 5.0 dan Nano Banana Pro sama-sama mampu menghasilkan gambar hingga resolusi 4K.

Namun, Nano Banana Pro dinilai unggul dalam konsistensi detail visual, stabilitas output untuk komposisi rumit, dan kecepatan generasi gambar. Keunggulan ini membuat model Google lebih efisien untuk kebutuhan produksi cepat.

Sementara itu, Seedream 5.0 menonjol dalam pemahaman konteks kompleks dan fleksibilitas instruksi kreatif.

Baca Juga :  YouTube Bersih-Bersih Konten AI, Ribuan Kreator Terancam Kehilangan Monetisasi

Adapun Qwen-Image-2.0 hingga kini belum memiliki skor benchmark resmi dalam metrik standar seperti FID atau CLIP score. Alibaba dan ByteDance juga belum merilis laporan teknis komprehensif terkait performa numerik model mereka.

Sebagian besar perbandingan saat ini masih bersumber dari pengujian komunitas dan ulasan independen.

Persaingan AI Gambar Kian Sengit

Persaingan AI generatif kini tidak lagi sekadar soal chatbot atau LLM, tetapi juga menyasar industri kreatif visual.

Dengan potensi integrasi ke e-commerce, media sosial, hingga produksi konten profesional, pertarungan AI pembuat gambar diprediksi akan semakin ketat dalam beberapa tahun ke depan. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI