Badung, Balienews.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung merancang program beasiswa pendidikan tingkat SMA dan sarjana (S1) yang diprioritaskan bagi anak petani dan nelayan, dan akan mulai dijalankan pada tahun 2026. Program ini dihadirkan sebagai bentuk penghargaan sekaligus upaya menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan perikanan di Badung.
Hal tersebut disampaikan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Mangupura, Senin (2/2), meski kewenangan beasiswa SMA secara regulasi berada di tingkat Provinsi Bali.
Beasiswa Tetap Diberikan Meski SMA Kewenangan Provinsi
Bupati Adi Arnawa menegaskan, Pemkab Badung tetap akan memberikan dukungan beasiswa bagi siswa SMA yang berasal dari keluarga petani dan nelayan.
“Beasiswa untuk siswa SMA akan dijalankan mulai tahun 2026. Meski menjadi kewenangan Provinsi Bali, beasiswa tetap akan kami berikan kepada siswa,” ujarnya.
Menurutnya, kebijakan ini merupakan wujud kehadiran pemerintah daerah dalam menjamin akses pendidikan yang merata.
Bentuk Penghargaan bagi Petani dan Nelayan
Program beasiswa ini dirancang sebagai bentuk penghargaan kepada petani dan nelayan yang selama ini setia melestarikan profesi tersebut.
Dengan adanya jaminan pendidikan bagi anak-anak mereka, orang tua diharapkan dapat lebih fokus mengelola lahan pertanian dan aktivitas melaut tanpa terbebani biaya pendidikan.
Dorong Akses Kuliah dan Cegah Putus Sekolah
Bupati Adi Arnawa menjelaskan, beasiswa hingga jenjang sarjana diberikan agar tidak ada lagi siswa berpotensi yang terpaksa berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi.
“Ketika anaknya memang berpotensi untuk S1, mereka tidak akan berpikir lagi karena pemerintah sudah hadir,” kata dia.
Pendidikan, lanjutnya, merupakan kebutuhan dasar yang wajib dipenuhi demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Badung.
Tekan Alih Fungsi Lahan Pertanian
Pemkab Badung juga menilai program beasiswa ini berpotensi menekan alih fungsi lahan yang selama ini menjadi persoalan serius.
“Masyarakat akan semakin termotivasi menjadi petani. Kalau bertani sudah ada geliat, otomatis orang bersemangat untuk bercocok tanam dan tidak akan membiarkan tanahnya dialihkan ke pihak lain,” jelasnya.
Komitmen Badung untuk Pendidikan dan Ketahanan Pangan
Melalui kebijakan ini, Pemkab Badung berharap sektor pendidikan, pertanian, dan perikanan dapat tumbuh seimbang, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Pemkab Badung mengajak masyarakat untuk terus mendukung program ini agar tepat sasaran dan berkelanjutan. (BEM)




