Denpasar, Balienews.com – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung pemberian subsidi bahan pokok di Pasar Badung, Denpasar, Bali, Jumat (13/2). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga pangan, khususnya cabai, di tengah lonjakan harga akibat musim hujan.
Wapres mendorong pemerintah daerah memperluas jumlah pedagang penerima subsidi guna menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.
Saat berdialog dengan pedagang cabai, Gibran menanyakan langsung komoditas yang menerima subsidi. Ia menekankan pentingnya intervensi pemerintah daerah agar harga tetap terjangkau.
Subsidi Rp3.000 per Kilogram untuk Cabai
Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, menyampaikan apresiasi atas perhatian Wapres terhadap kondisi harga bahan pokok di pasar tradisional.
Menurutnya, Pemkot Denpasar memberikan subsidi sebesar Rp3.000 per kilogram untuk cabai rawit dan cabai besar yang tengah mengalami kenaikan harga. Kebijakan ini diambil untuk menjaga inflasi daerah yang saat ini mencapai 3,6 persen secara tahunan.
“Hari ini kami berikan subsidi untuk beberapa komoditas yang mengalami lonjakan harga, khususnya cabai,” ujar Jaya Negara.
Harga cabai rawit yang sebelumnya Rp70.000 per kilogram naik menjadi Rp75.000, bahkan kini menyentuh Rp85.000 per kilogram akibat intensitas hujan tinggi di Bali.
Wapres Minta Penerima Subsidi Diperluas
Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma, Ida Bagus Kompyang Wiranata, menjelaskan bahwa saat ini subsidi diberikan rata-rata kepada delapan pedagang untuk setiap komoditas per hari.
Namun, dalam kunjungannya, Wapres Gibran menyarankan agar jumlah pedagang penerima subsidi ditambah agar dampaknya lebih luas terhadap stabilitas harga dan inflasi.
“Beliau menyarankan agar kuantitas penerima subsidi diperbanyak, namun tentu kami juga harus memperhitungkan kemampuan anggaran,” jelas Kompyang.
Perumda Pasar Sewakadarma mengalokasikan anggaran sekitar Rp500 juta per tahun untuk program subsidi harga di pasar-pasar wilayah Denpasar.
Strategi Tekan Inflasi Daerah
Kebijakan subsidi ini menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan mengendalikan inflasi daerah.
Meski pemberian subsidi besar-besaran berpotensi menguras anggaran, pemerintah daerah berkomitmen mencari formula terbaik agar intervensi tetap efektif tanpa membebani keuangan daerah.
Kunjungan Wapres Gibran ke Pasar Badung sekaligus menegaskan perhatian pemerintah pusat terhadap stabilitas harga pangan di daerah, terutama di tengah cuaca ekstrem yang berdampak pada pasokan komoditas. (BEM)




