Denpasar, Balienews.com – Video tumpukan sampah di akses menuju Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) di Jalan Gurita, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, viral di media sosial, Kamis (9/4/2026). Tumpukan sampah itu disebut terjadi akibat miskomunikasi antara warga dan pengelola TPS3R, serta kebiasaan membuang sampah di luar jam operasional, sehingga memicu keluhan masyarakat.
Video Viral, Sampah Menumpuk di Pinggir Jalan
Dalam video yang beredar, terlihat kantong-kantong sampah plastik menumpuk di sepanjang pinggir jalan menuju TPS3R. Narasi yang menyertai video menyebutkan sampah tersebut diduga ditolak oleh petugas TPS3R, sehingga warga memilih membuangnya di tepi jalan.
Situasi itu bahkan sempat memicu ketegangan di lokasi, seiring meningkatnya keluhan masyarakat terhadap kondisi lingkungan yang terganggu.
Lurah Sebut Penyebab Utama Miskomunikasi
Lurah Sesetan, Wayan Gede Gita Prayudi, memastikan persoalan tersebut telah ditangani. Ia menyebutkan, akar masalah berasal dari miskomunikasi antara warga dan pengelola TPS3R.
“Memang ada miskomunikasi, tetapi sudah diselesaikan tadi pagi,” ujarnya.
Sampah Dibuang di Luar Jam Operasional
Menurut Gita Prayudi, penumpukan sampah juga dipicu oleh aktivitas pembuangan sampah pada malam hari, saat TPS3R tidak beroperasi.
TPS3R Sesetan hanya melayani penerimaan sampah mulai pukul 06.00 hingga 12.00 Wita. Setelah itu, petugas fokus pada proses pengolahan hingga sore hari.
“Kemungkinan ada yang membuang sampah di malam hari, sehingga menumpuk di pinggir jalan,” jelasnya.
DLHK Turun Tangan, Sampah Sudah Dibersihkan
Pengelolaan TPS3R Sesetan berada di bawah Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, sementara pihak kelurahan berperan dalam koordinasi di lapangan.
Gita Prayudi memastikan seluruh sampah yang sempat menumpuk kini telah dibersihkan oleh petugas DLHK.
TPS3R yang berlokasi di Jalan Gurita IV Nomor 201 ini tidak hanya melayani wilayah Sesetan, tetapi juga kawasan sekitar seperti Pedungan dan Pemogan.
Imbauan untuk Warga
Pemerintah setempat mengimbau masyarakat agar membuang sampah sesuai jadwal operasional TPS3R untuk menghindari penumpukan serupa di masa mendatang.
Kedisiplinan warga dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan lingkungan di kawasan perkotaan seperti Denpasar. (BEM)




