BerandaBeritaDaerahBuleleng Gelar Lomba Olahraga Tradisional Bali, Libatkan 300 Pelajar SMP

Buleleng Gelar Lomba Olahraga Tradisional Bali, Libatkan 300 Pelajar SMP

Buleleng, Balienews.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar lomba olahraga tradisional Bali bertajuk Jantra Olahraga Tradisional sebagai upaya melestarikan budaya lokal di kalangan generasi muda. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 23-24 Mei 2026, di Lapangan Bhuwana Patra Singaraja itu diikuti hampir 300 peserta dari 16 SMP di Kabupaten Buleleng.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, I Nyoman Wisandika, mengatakan kegiatan tersebut mendapat antusias tinggi dari peserta maupun masyarakat yang hadir menyaksikan perlombaan.

Upaya Pelestarian Budaya Bali

Menurut Wisandika, lomba olahraga tradisional menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah untuk memperkenalkan sekaligus menjaga eksistensi budaya Bali di tengah perkembangan era modern.

“Melalui Jantra Olahraga Tradisional ini, kami ingin menanamkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal sekaligus menjaga agar olahraga tradisional Bali tetap lestari dan tidak tergerus perkembangan zaman,” ujarnya di Buleleng, Minggu (24/5).

Ia menjelaskan, kegiatan yang rutin digelar hampir setiap tahun itu juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda melalui nilai kebersamaan, sportivitas, dan solidaritas sosial.

Beragam Cabang Permainan Tradisional

Dalam ajang tersebut, sejumlah olahraga tradisional khas Bali diperlombakan. Cabang yang dipertandingkan meliputi terompah panjang berkelompok putri, deduplak atau lari batok kelapa berkelompok putra, megala-gala atau hadang putra dan putri, serta metajog berkelompok putra.

Selain mengedepankan unsur kompetisi, perlombaan juga dirancang untuk mempererat kerja sama antar peserta dan memperkuat identitas budaya daerah.

Ketua Panitia Pelaksana, I Made Tegeh Okta Maheri, menyebut kegiatan tersebut bertujuan melestarikan olahraga tradisional sebagai warisan budaya bangsa sekaligus meningkatkan kebugaran jasmani peserta.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah membangun karakter generasi muda melalui nilai sportivitas, kerja sama, dan kebersamaan yang terkandung dalam olahraga tradisional,” katanya.

Siapkan Duta Buleleng ke Tingkat Lebih Tinggi

Selain pelestarian budaya, ajang Jantra Olahraga Tradisional juga menjadi tahap seleksi untuk menyiapkan duta Kabupaten Buleleng menuju kompetisi Jantra Tradisi Bali di tingkat yang lebih tinggi.

Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap olahraga tradisional Bali tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat serta menjadi bagian penting dalam penguatan identitas budaya daerah.

Pelestarian budaya lokal melalui olahraga tradisional dinilai penting agar generasi muda tetap mengenal akar budaya di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan hiburan modern. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI