BerandaTeknologiChatGPT Jadi Layanan AI Terpopuler Dunia, Tembus 5,32 Miliar Kunjungan

ChatGPT Jadi Layanan AI Terpopuler Dunia, Tembus 5,32 Miliar Kunjungan

Balienews.com – Persaingan layanan kecerdasan buatan (AI) semakin ketat, tetapi ChatGPT masih menjadi layanan AI paling populer di dunia berdasarkan trafik web. Berdasarkan data AITools.xyz yang dihimpun Visual Capitalist untuk Juni 2026, situs ChatGPT mencatat sekitar 5,32 miliar kunjungan sepanjang bulan tersebut, jauh melampaui Gemini dan Claude.

Data tersebut memeringkat 15 layanan AI berdasarkan jumlah kunjungan ke situs web masing-masing sepanjang Juni 2026. Penghitungan ini tidak mencakup penggunaan melalui aplikasi mobile maupun API.

ChatGPT Dominasi Trafik AI

ChatGPT, layanan AI besutan OpenAI yang diluncurkan pada 30 November 2022, berada di posisi pertama dengan sekitar 5,32 miliar kunjungan.

Angka tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan total trafik 14 layanan AI lainnya dalam daftar yang jika digabungkan mencapai sekitar 4,70 miliar kunjungan.

Secara keseluruhan, 15 layanan AI tersebut mengumpulkan sekitar 10,02 miliar kunjungan web selama Juni 2026. ChatGPT menyumbang sekitar 53 persen dari total trafik tersebut.

Dominasi ini menunjukkan kuatnya popularitas ChatGPT di tengah persaingan industri AI yang melibatkan perusahaan teknologi besar dari berbagai negara.

Gemini dan Claude di Posisi Berikutnya

Di posisi kedua terdapat Gemini milik Google dengan sekitar 1,14 miliar kunjungan.

Sementara itu, Claude dari Anthropic menempati posisi ketiga dengan sekitar 967,9 juta kunjungan.

Meski menjadi dua pesaing terdekat ChatGPT dalam daftar tersebut, trafik keduanya masih terpaut cukup jauh. Kunjungan ChatGPT tercatat lebih dari empat kali lipat dibandingkan Gemini.

Posisi keempat ditempati Canva dengan sekitar 759,8 juta kunjungan. Berikutnya, Google Translate berada di posisi kelima dengan sekitar 343 juta kunjungan.

DeepSeek Jadi Layanan AI China Terpopuler

DeepSeek menjadi layanan AI asal China dengan peringkat tertinggi dalam daftar tersebut.

DeepSeek berada di posisi keenam dengan sekitar 318,8 juta kunjungan pada Juni 2026.

Layanan ini sebelumnya mendapat perhatian besar karena mengembangkan model AI yang kompetitif dan dikaitkan dengan biaya pengembangan yang lebih rendah dibandingkan sejumlah pemain besar asal Amerika Serikat.

AI Karakter Virtual Juga Banyak Diminati

Data tersebut juga memperlihatkan bahwa minat pengguna tidak hanya tertuju pada chatbot AI serbaguna.

Layanan berbasis karakter virtual turut mencatat trafik yang cukup besar. Platform semacam ini memungkinkan pengguna membuat dan berinteraksi dengan karakter AI yang memiliki kepribadian tertentu.

Pengguna dapat memanfaatkannya untuk bermain peran, membuat cerita interaktif, hiburan, hingga membantu proses penulisan kreatif.

JanitorAI berada di posisi kedelapan dengan sekitar 173,2 juta kunjungan. Sementara Character AI menempati posisi kesembilan dengan sekitar 165,5 juta kunjungan.

Jika digabungkan, kedua platform tersebut mencatat sekitar 338,6 juta kunjungan dalam satu bulan.

Angka itu bahkan lebih tinggi dibandingkan gabungan trafik Perplexity dan Microsoft Copilot yang mencapai sekitar 233,4 juta kunjungan.

Daftar 15 Layanan AI Terpopuler

Berikut daftar lengkap 15 layanan AI dengan trafik web terbesar pada Juni 2026 berdasarkan data AITools.xyz yang dihimpun Visual Capitalist:

  1. ChatGPT – 5,32 miliar kunjungan
  2. Gemini – 1,14 miliar kunjungan
  3. Claude – 967,9 juta kunjungan
  4. Canva – 759,8 juta kunjungan
  5. Google Translate – 343 juta kunjungan
  6. DeepSeek – 318,8 juta kunjungan
  7. Grok – 189,9 juta kunjungan
  8. JanitorAI – 173,2 juta kunjungan
  9. Character AI – 165,5 juta kunjungan
  10. Perplexity – 140,7 juta kunjungan
  11. Magnific – 116,8 juta kunjungan
  12. Notion – 110,6 juta kunjungan
  13. Zoom – 96,2 juta kunjungan
  14. Microsoft Copilot – 92,7 juta kunjungan
  15. Suno – 81,8 juta kunjungan

Trafik Tinggi Bukan Berarti AI Paling Canggih

Besarnya jumlah kunjungan web tidak secara otomatis menunjukkan bahwa suatu model AI merupakan yang paling pintar atau paling canggih.

OpenAI, Google, Anthropic, xAI, DeepSeek, dan perusahaan lainnya terus mengembangkan model masing-masing. Posisi dalam berbagai benchmark AI juga dapat berubah seiring hadirnya model dan fitur baru.

Karena itu, data trafik lebih tepat digunakan untuk melihat popularitas dan tingkat penggunaan layanan melalui web, bukan sebagai ukuran tunggal kemampuan teknologi AI.

Persaingan AI pun diperkirakan akan terus berkembang seiring semakin banyaknya layanan yang menawarkan kemampuan percakapan, pembuatan gambar, video, musik, coding, hingga berbagai kebutuhan produktivitas. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI