Jakarta, Balienews.com – Timnas Indonesia mengawali kiprahnya di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (25/9). Dua gol Indonesia dicetak Ragnar Oratmangoen pada menit ke-13 dan Ole Romeny melalui penalti pada menit ke-74.
Kemenangan tersebut diraih setelah Indonesia tampil menekan sejak awal pertandingan. Skuad Garuda juga mendapat keuntungan setelah Singapura harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-67 akibat kartu merah yang diterima Safuwan Baharudin setelah wasit meninjau VAR.
Ragnar Oratmangoen Buka Keunggulan
Indonesia langsung berusaha mengambil kendali permainan sejak pertandingan dimulai. Tekanan Skuad Garuda membuahkan hasil pada menit ke-13.
Ragnar Oratmangoen mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan assist Luke Vickery. Gol tersebut membuat Indonesia unggul 1-0 atas Singapura.
Keunggulan itu bertahan hingga babak pertama berakhir.
Indonesia Hampir Menambah Gol
Memasuki babak kedua, Indonesia mendapat peluang untuk menggandakan keunggulan setelah lini belakang Singapura melakukan kesalahan.
Ole Romeny berhasil merebut bola dan kemudian mencoba memberikan umpan ke arah Mitchell Baker pada menit ke-47. Namun, komunikasi keduanya tidak berjalan baik.
Umpan Romeny dari sisi kanan justru lebih dekat dengan kiper Singapura, Izwan Mahbud, sehingga peluang tersebut gagal menghasilkan gol.
Singapura kemudian mulai memberikan ancaman. Pada menit ke-58, Maarten Paes melakukan penyelamatan penting dengan menggagalkan tembakan pemain pengganti Singapura, Song U Young.
Singapura Bermain dengan 10 Pemain
Petaka bagi Singapura terjadi pada menit ke-67. Mitchell Baker dilanggar Safuwan Baharudin di depan kotak penalti.
Wasit Rustam Lutfullin kemudian meninjau tayangan VAR sebelum Indonesia mengambil tendangan bebas. Setelah peninjauan, Safuwan Baharudin diganjar kartu merah.
Singapura pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Indonesia mendapat kesempatan melalui tendangan bebas yang diambil Thom Haye. Bola hasil tendangan tersebut mengenai tangan Song U Young di dalam area penalti.
Wasit kemudian memberikan hadiah penalti untuk Indonesia pada menit ke-72.
Ole Romeny Gandakan Keunggulan
Ole Romeny dipercaya sebagai eksekutor penalti. Penyerang Indonesia itu menjalankan tugasnya dengan baik.
Sepakan Romeny berhasil mengecoh kiper Izwan Mahbud dan membawa Indonesia unggul 2-0 pada menit ke-74.
Gol tersebut semakin memperbesar peluang Indonesia mengamankan tiga poin pada laga perdana Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Indonesia Gagal Menambah Gol
Unggul jumlah pemain dan skor, Indonesia tetap berusaha mencari gol ketiga. Skuad Garuda terus memberikan tekanan kepada pertahanan Singapura.
Namun, Indonesia kesulitan menciptakan peluang matang hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Meski bermain dengan 10 pemain, Singapura masih mampu mempertahankan penguasaan bola di area pertahanannya dan tidak sepenuhnya kehilangan kendali permainan.
Pada masa injury time, Indonesia sempat memiliki keunggulan jumlah pemain di area pertahanan Singapura. Namun, Kevin Diks dan kawan-kawan terlalu lama memainkan bola sehingga peluang tersebut tidak berkembang menjadi kesempatan mencetak gol.
Hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Timnas Indonesia akhirnya mengalahkan Singapura dengan skor 2-0 pada pertandingan pertama Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. (BEM)




