back to top
Sabtu, November 29, 2025
- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaDaerahBupati Sanjaya Buka Bimtek Petani Muda untuk Perkuat Pangan

Bupati Sanjaya Buka Bimtek Petani Muda untuk Perkuat Pangan

Tabanan, Balienews.com – Bupati Tabanan I Gede Komang Sanjaya secara resmi membuka Bimbingan Teknis dan Sarasehan Petani Muda Milenial di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Tabanan, Kamis (27/11/2025).

Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-532 Kota Singasana ini digelar untuk memperkuat kedaulatan pangan dan mendorong pemberdayaan petani muda melalui pelatihan berstandar praktik pertanian modern dan berkelanjutan.

Dukungan Pemerintah untuk Regenerasi Petani

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan perangkat daerah, kelompok ahli, organisasi masyarakat, hingga perwakilan petani muda.

Kehadiran berbagai unsur ini menandai kuatnya dukungan pemerintah dalam memastikan regenerasi petani, mengingat Tabanan merupakan salah satu lumbung pangan utama Bali.

Penyerahan Sertifikat Registrasi Lahan 2025

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya menyerahkan Sertifikat Registrasi Lahan Kebun Tahun 2025 kepada tiga kelompok tani yang dinilai memenuhi standar Good Agriculture Practices (GAP) dan Good Handling Practices (GHP). Penerima sertifikat adalah:

  1. Kelompok Salak Madu Farm, Desa Mundeh Kauh
  2. Subak Batur Sari (Manggis), Desa Tiing Gading
  3. Subak Abian Lumbung Wangkal Amerta, Desa Lumbung
Baca Juga :  Bali Bangun RMU Terbesar di Tabanan untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan

Penghargaan ini menjadi bentuk penguatan legalitas serta apresiasi atas penerapan praktik pertanian berkelanjutan oleh kelompok tani lokal.

Pertanian sebagai Pilar Kedaulatan Pangan

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa pertanian merupakan pilar penting kedaulatan pangan di tengah pesatnya perkembangan sektor pariwisata.

Ia menekankan bahwa generasi muda harus melihat pertanian sebagai sektor modern, menjanjikan, dan bermartabat.

“Kita harus menjaga spirit bertani. Generasi muda harus meyakini bahwa pertanian adalah masa depan yang modern dan penuh peluang,” ujarnya.

Subak sebagai Warisan Dunia yang Mengandalkan Generasi Muda

Sanjaya juga mengingatkan bahwa sistem Subak, yang telah berusia lebih dari seribu tahun dan diakui UNESCO, hanya dapat bertahan apabila generasi muda tetap memilih bertani.

Baca Juga :  Bali Bangun RMU Terbesar di Tabanan untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan

Tantangan saat ini adalah mengubah pandangan bahwa pertanian tidak menarik atau kalah saing dibanding profesi lain.

Dorongan Pemanfaatan Teknologi dan Pasar Digital

Untuk membangun minat petani muda, Sanjaya mendorong pemanfaatan teknologi digital, pemasaran online, dan inovasi pascapanen.

Menurutnya, petani muda Tabanan harus kreatif, adaptif, dan mampu memasarkan produk melalui platform digital.

“Manfaatkan teknologi, gunakan marketplace, dan jadikan pertanian sebagai gaya hidup modern. Kita harus bangga menjadi petani,” tegasnya.

Sinergi Pertanian dan Pariwisata Desa

Politisi asal Dauh Pala itu menambahkan bahwa pertanian dan pariwisata saling menguatkan. Sektor pertanian menjadi fondasi ekonomi, sementara pariwisata berbasis desa dapat menambah nilai melalui pengembangan agro-wisata.

Kekhawatiran Minimnya Regenerasi Petani

Plt. Kepala Dinas Pertanian Tabanan, I Made Subagia, menjelaskan bahwa kegiatan ini hadir dari kegelisahan pemerintah terhadap semakin sedikitnya generasi muda yang menekuni pertanian.

Baca Juga :  Bali Bangun RMU Terbesar di Tabanan untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan

Rata-rata petani saat ini berusia lanjut sehingga perlu upaya serius menjaga keberlanjutan pangan.

Selaras dengan Visi Pembangunan Tabanan Era Baru

Subagia menyebut kegiatan ini sejalan dengan visi Tabanan Era Baru yang menekankan kedaulatan pangan, kemandirian ekonomi, dan kepribadian dalam kebudayaan.

Ia juga mengungkapkan bahwa peserta kegiatan mencakup berbagai pelaku inovatif, mulai dari Ambassador Agriculture hingga pemuda yang mengikuti program magang pertanian di Jepang.

Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap kegiatan ini menjadi momentum memperkuat semangat petani muda dalam membangun pertanian modern dan berkelanjutan.

Generasi muda diharapkan terus mengambil peran aktif dalam menjaga ketahanan pangan dan memaksimalkan potensi pertanian lokal. (BEM/Pro)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI