back to top
Kamis, Februari 12, 2026
- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaNasionalBRIN Buka Kolaborasi Riset Global 2026, 130 Proyek Didanai

BRIN Buka Kolaborasi Riset Global 2026, 130 Proyek Didanai

Jakarta, Balienews.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka peluang bagi peneliti Indonesia untuk mengikuti Skema Pendanaan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kolaborasi Internasional pada 2026.

Program ini bertujuan memperkuat kapasitas riset nasional melalui kerja sama bilateral dan multilateral dengan berbagai negara, guna menghasilkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan Indonesia. Pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi BRIN.

Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN, Agus Haryono, mengatakan skema ini dirancang untuk memperluas jejaring riset global sekaligus meningkatkan kualitas luaran penelitian nasional.

“Kami punya banyak kolaborasi, baik bilateral maupun multilateral,” ujar Agus dalam jumpa pers di Gedung BRIN, Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026).

Kolaborasi Bilateral dan Multilateral

Untuk skema bilateral, BRIN saat ini bekerja sama dengan Malaysia, China, Jepang, Turki, dan Australia.

Sementara itu, kolaborasi multilateral dilakukan bersama negara-negara Asia Timur, Belmont Forum (yang melibatkan mayoritas negara G20), serta Uni Eropa.

Agus menjelaskan, topik riset ditentukan berdasarkan kesepakatan dua pihak atau lebih. Setelah itu, proposal dibuka dan dikompetisikan secara nasional di masing-masing negara.

“Setelah seleksi, hasilnya dicocokkan bersama mitra untuk menentukan proyek yang didanai,” jelasnya.

130 Proyek Didukung Anggaran Rp190 Miliar

Hingga saat ini, BRIN telah mendanai 130 proyek kolaborasi internasional dengan total anggaran mencapai Rp190 miliar.

Sebanyak 20 mitra pendanaan terlibat, baik dari dalam maupun luar negeri, di antaranya:

  • Japan Science and Technology Agency (JST)
  • Malaysian Industry-Government Group for High Technology (MIGHT)
  • Ministry of Science and Technology (MOST) China

Untuk skema multilateral, penentuan proyek dilakukan melalui board meeting antarnegara peserta.

Dukungan LPDP untuk Riset Nasional

Salah satu mitra dalam negeri yang mendukung pendanaan riset internasional ini adalah Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Kepala Subdivisi Kerja Sama Pendanaan Riset LPDP, Najib Husein, menegaskan komitmen berkelanjutan dalam mendukung pendanaan riset.

“Kami akan senantiasa mendukung dan berkomitmen tidak hanya sampai tahun ini. Semoga pendanaan riset terus bertambah,” ujarnya.

Cara Daftar RIIM Kolaborasi Internasional

Peneliti yang berminat dapat mempelajari mekanisme dan mengajukan proposal melalui laman resmi: https://pendanaan-risnov.brin.go.id/

Program ini diharapkan mampu memperluas jejaring peneliti Indonesia di tingkat global sekaligus meningkatkan daya saing riset nasional. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI