back to top
Kamis, Maret 5, 2026
- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaDaerahSetahun Sanjaya–Dirga, Ekonomi Tabanan Tumbuh 5,45%

Setahun Sanjaya–Dirga, Ekonomi Tabanan Tumbuh 5,45%

Singasana, Balienews.com – Ekonomi Kabupaten Tabanan tumbuh 5,45 persen sepanjang 2025. Data resmi dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Tabanan yang dirilis Februari 2026 mencatat Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp29.983,84 miliar atau Rp29,98 triliun.

Sementara PDRB atas dasar harga konstan sebesar Rp17.121,56 miliar. Capaian ini diumumkan di Tabanan dan menjadi indikator kinerja ekonomi pada tahun pertama kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, Senin (2/3).

Pertumbuhan ini menunjukkan aktivitas produksi barang dan jasa di Tabanan bergerak stabil di tengah dinamika ekonomi regional maupun nasional.

Sektor Pertanian Tetap Jadi Tulang Punggung

Struktur ekonomi Tabanan masih didominasi sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan kontribusi 21,83 persen. Angka ini menegaskan identitas Tabanan sebagai daerah agraris.

Baca Juga :  Lapas Tabanan Tampilkan Produk UMKM Warga Binaan di Pameran TMMD 2025

Di posisi berikutnya, sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menyumbang 20,87 persen, disusul sektor Konstruksi sebesar 9,07 persen.

Komposisi tersebut mencerminkan keseimbangan antara sektor primer dan jasa, termasuk peran pariwisata, UMKM, serta pembangunan infrastruktur sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Konsumsi Rumah Tangga Dominan, Investasi Terus Tumbuh

Dari sisi pengeluaran, komponen terbesar PDRB berasal dari Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 60,60 persen. Hal ini mengindikasikan daya beli masyarakat tetap terjaga dan menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi Tabanan.

Sementara itu, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) berkontribusi 18,34 persen. Angka tersebut menunjukkan investasi dan pembangunan infrastruktur terus berjalan, memperkuat konektivitas wilayah serta distribusi hasil pertanian dan produk UMKM lokal.

Baca Juga :  HUT ke-532 Kota Singasana Dibuka Meriah dengan Fun Run dan Festival Kuliner

Bupati Sanjaya: Pertumbuhan Harus Berkualitas dan Inklusif

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menegaskan capaian pertumbuhan 5,45 persen merupakan hasil kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Pertanian tetap kuat, sektor pariwisata dan jasa berkembang, serta pembangunan infrastruktur berjalan baik. Ini hasil kerja bersama,” ujarnya.

Meski demikian, Pemkab Tabanan tidak akan berpuas diri. Stabilitas harga, perlindungan lahan pertanian, penguatan UMKM, hilirisasi produk pertanian, serta penciptaan lapangan kerja tetap menjadi prioritas.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus berkualitas dan inklusif agar manfaatnya dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Ia juga mengaitkan capaian ini dengan visi pembangunan daerah menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Pertumbuhan ekonomi 5,45 persen memberi dampak nyata bagi masyarakat. Kuatnya sektor pertanian menjaga pendapatan petani dan ketahanan pangan daerah. Sektor akomodasi, makan minum, dan konstruksi membuka peluang kerja baru hingga tingkat desa.

Baca Juga :  Produk UMKM Warga Binaan Lapas Tabanan Laris Manis Diserbu Pembeli

Stabilnya konsumsi rumah tangga mencerminkan daya beli masyarakat yang tetap terjaga. Sementara peningkatan investasi mendorong pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada pertumbuhan UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Dengan fondasi ekonomi yang semakin kokoh, Pemerintah Kabupaten Tabanan optimistis mampu meningkatkan daya saing daerah dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan. (BEM/r)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI