Tabanan, Balienews.com – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Rai Wahyuni Sanjaya kembali turun langsung menyapa masyarakat melalui program sosial “Bergerak dan Berbagi” di Kecamatan Pupuan dan Selemadeg Barat, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini menyasar berbagai kelompok masyarakat mulai dari anak usia dini, ibu hamil, balita gizi kurang, lansia, penyandang disabilitas, hingga penderita kanker.
Kegiatan berlangsung di Desa Pujungan, Pajahan, Pupuan, dan Desa Tiyinggading, Selemadeg Barat. Selain menyalurkan bantuan sosial, TP PKK Kabupaten Tabanan juga memberikan edukasi pengelolaan sampah, pencegahan stunting, hingga sosialisasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Fokus pada Anak Usia Dini dan Pencegahan Stunting
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke TK Dharma Bakti Kecamatan Pupuan. Dalam kapasitasnya sebagai Bunda PAUD, Bunda Rai menyerahkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 100 siswa PAUD serta bantuan alat permainan edukatif (APE) luar ruangan untuk lima PAUD swasta.
Bantuan yang diberikan berupa menara terowongan dan tangga titian guna mendukung aktivitas belajar dan bermain anak-anak.
Menurut Bunda Rai, perhatian terhadap anak usia dini menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi sehat dan cerdas sekaligus mencegah stunting sejak dini.
“Kehadiran saya di sini adalah bentuk kerinduan saya kepada anak-anak. Saya berharap orang tua dan guru terus mengarahkan anak-anak untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa program PMT terus dilakukan secara rutin di seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan sebagai komitmen berkelanjutan pemerintah daerah bersama TP PKK.
Bantuan Sosial Menjangkau Berbagai Kelompok Rentan
Usai kegiatan di sekolah, rombongan melanjutkan penyaluran bantuan di Wantilan Desa Pupuan. Bantuan diberikan kepada 10 ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK), 15 penyandang disabilitas, 20 lansia, 15 balita gizi kurang, enam penderita kanker, dan 70 kader PKK kurang mampu.
Selain itu, diserahkan pula bantuan tambahan berupa sembilan alat bantu dengar dan dua tripod. Pada kesempatan tersebut, Bunda Rai juga meresmikan bedah kamar ODGJ milik I Komang Arsana di Desa Pajahan melalui penyerahan kunci dan bantuan sembako.
Kegiatan kemudian berlanjut ke Desa Tiyinggading, Kecamatan Selemadeg Barat. Bantuan kembali disalurkan kepada masyarakat, termasuk 100 anak TK penerima PMT.
Setiap penerima memperoleh paket bantuan berisi 20 kilogram beras, susu kalsium, susu balita, susu ibu hamil, kacang hijau, telur, dan minyak goreng.
Edukasi Pengelolaan Sampah dan Biopori
Tak hanya fokus pada bantuan sosial, TP PKK Kabupaten Tabanan juga memperkuat edukasi lingkungan hidup. Dalam kegiatan tersebut, diserahkan 150 alat dan pelubang biopori kepada masyarakat.
Bunda Rai turut mempraktikkan langsung penggunaan biopori di rumah warga sebagai bagian dari edukasi pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.
Sebagai Duta PADAS (Palemahan Kedas), ia menilai pengelolaan sampah harus dimulai dari keluarga, khususnya oleh ibu rumah tangga sebagai penggerak utama di lingkungan rumah.
Menurutnya, pengelolaan sampah tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi langkah preventif mencegah banjir dan mendukung program Aku Hatinya PKK.
Sosialisasi Posyandu 6 SPM
Dalam kesempatan itu, Bunda Rai juga mensosialisasikan Posyandu 6 SPM yang kini mencakup layanan kesehatan, pendidikan, sosial, hingga perlindungan masyarakat.
Ia berharap masyarakat semakin mudah mengakses layanan dasar secara terpadu melalui keberadaan Posyandu di setiap wilayah.
“Kegiatan ini rutin kami lakukan secara roadshow ke seluruh kecamatan. Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi ini adalah bentuk kepedulian kami untuk memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat,” tegasnya.
Apresiasi dari Sekolah dan Kader PKK
Kepala TK Dharma Bakti Pupuan, Anak Agung Ayu Wiwik Sagita Ningrum, mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada anak usia dini melalui program tersebut.
Menurutnya, bantuan PMT dan APE menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan yang sehat dan menyenangkan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Pupuan, Ni Ketut Astutiyani, menilai kegiatan tersebut membawa manfaat besar sekaligus memperkuat semangat gotong royong masyarakat.
Hal serupa disampaikan Ketua TP PKK Kecamatan Selemadeg Barat, Dwi Wahani. Ia menyebut kehadiran TP PKK Kabupaten Tabanan mampu memperkuat solidaritas, empati, dan kebersamaan masyarakat.
Program “Bergerak dan Berbagi” diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tabanan. (BEM/Pro)




