Denpasar, Balienews.com – Dinas Kebudayaan Provinsi Bali melalui UPTD Taman Budaya Bali mematangkan persiapan pelaksanaan Pesta Kesenian Bali yang akan berlangsung pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026 di Taman Budaya Art Centre. Sejumlah fasilitas umum, area pementasan, hingga sistem pengelolaan kebersihan kini dibenahi guna menyambut ribuan seniman dan pengunjung dari dalam maupun luar negeri.
Kepala UPTD Taman Budaya Bali, I Wayan Mardika Bhuwana, mengatakan persiapan dilakukan secara menyeluruh agar pelaksanaan PKB 2026 berjalan lancar dan nyaman bagi seluruh peserta maupun pengunjung.
Fasilitas dan Area Panggung Dibersihkan
Pembenahan difokuskan pada sejumlah fasilitas utama di kawasan Taman Budaya Denpasar. Perbaikan mencakup toilet di Gedung Ksirarnawa dan Gedung Ardha Candra, serta area pertunjukan seperti Panggung Kalangan Angsoka, Kalangan Ratna Kanda, dan Kalangan Ayodya.
Menurut Mardika, seluruh panggung kini disiapkan agar dapat difungsikan secara maksimal selama pesta seni tahunan terbesar di Bali tersebut.
“Sejumlah sarana dan prasarana kini telah dibenahi untuk mendukung kelancaran pelaksanaan PKB 2026,” ujarnya di Denpasar, Selasa (12/5/2026).
Pengelolaan Sampah Jadi Perhatian Utama
Selain kesiapan fasilitas, aspek kebersihan juga menjadi fokus utama panitia PKB 2026. Tingginya jumlah pengunjung setiap hari membuat pengelolaan sampah menjadi tantangan tersendiri selama festival berlangsung.
Berkaca pada pelaksanaan PKB sebelumnya, rata-rata jumlah pengunjung mencapai sekitar 20 ribu orang per hari dengan produksi sampah hingga satu kontainer setiap hari.
Untuk menekan volume sampah, pengunjung diimbau mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membawa botol minum pribadi. Pengunjung juga diminta tidak membawa makanan dan minuman ke area pertunjukan.
Pengelolaan kebersihan nantinya akan melibatkan pelaku UMKM kuliner dan petugas kebersihan yang disiagakan di seluruh area festival.
Partisipasi Seniman Luar Negeri Meningkat
Antusiasme peserta dari luar Bali dan luar negeri pada PKB 2026 juga mengalami peningkatan signifikan. Hal ini berdampak pada kesiapan panitia dalam menyediakan fasilitas pendukung yang lebih optimal.
Jika pada PKB 2025 tercatat hanya 10 partisipan luar Bali, tahun ini meningkat menjadi 13 partisipan. Sementara peserta luar negeri bertambah dari empat menjadi sembilan partisipan.
Jumlah seniman asing yang terlibat juga naik dari 180 orang pada tahun lalu menjadi 260 orang tahun ini. Selain itu, jumlah seniman dari luar Bali meningkat dari 735 menjadi 955 orang.
Peningkatan jumlah peserta tersebut membuat persiapan teknis dan pelayanan di kawasan Taman Budaya Bali harus dilakukan lebih matang.
PKB 2026 Diproyeksikan Lebih Ramai
Dengan meningkatnya jumlah peserta dan pengunjung, PKB 2026 diproyeksikan menjadi salah satu penyelenggaraan terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Pemerintah Provinsi Bali berharap festival seni budaya tahunan ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi seniman, tetapi juga memperkuat citra Bali sebagai destinasi budaya dunia.
Masyarakat diimbau ikut menjaga kebersihan dan ketertiban selama menikmati rangkaian acara PKB 2026 di Taman Budaya Denpasar. (BEM)




