Gianyar, Balienews.com – Pemerintah Kabupaten Gianyar bersama Belega Layang-Layang Club (BALAC) kembali menggelar Gianyar Layang-Layang Festival (GLLF) ke-13 pada Minggu, 14 Juni 2026 di Pantai Masceti, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.
Festival budaya tahunan yang memperebutkan Piala Bupati Gianyar ini diproyeksikan diikuti 750 peserta dan disaksikan sekitar 7.000 penonton serta suporter.
Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya pelestarian budaya Bali, khususnya tradisi layang-layang yang diwariskan turun-temurun. Selain menjadi ajang kompetisi, festival ini juga menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda dan penggerak ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM lokal.
Usung Tema “Dharmoning Aguna”
Ketua Panitia GLLF XIII, Koming Elen mengatakan festival tahun ini mengangkat tema “Dharmoning Aguna” yang bermakna pengabdian yang bermanfaat.
Menurutnya, tema tersebut mencerminkan komitmen festival untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat, budaya, dan generasi muda Bali.
“Melalui festival ini kami ingin menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan sekaligus melestarikan seni budaya Bali, khususnya tradisi melayangan,” ujar Koming Elen.
Ia menambahkan, festival juga menjadi wadah bagi para undagi muda untuk belajar dan berkreasi dalam pembuatan layang-layang tradisional Bali.
Berbagai Kategori Layangan Dipertandingkan
Panitia menghadirkan sejumlah kategori lomba dalam Gianyar Layang-Layang Festival 2026. Pada kategori Remaja Plastik akan diperlombakan Layangan Janggan, Bebean, Kuwir, Cotek, dan Bebean Big Size.
Sementara kategori Remaja Kain melombakan Bebean dan Calepuk Airbrush. Untuk kategori Dewasa, peserta akan bersaing pada kelas Bebean, Pecukan, Janggan, Kuwir, hingga Kreasi Baru.
Tak hanya untuk remaja dan dewasa, festival juga menghadirkan lomba khusus anak-anak tingkat SD dan SMP berupa membuat sekaligus menerbangkan layang-layang.
Peserta diwajibkan menjalani seluruh proses secara langsung mulai dari ngerot atau ngangsud, ngerakit, nukub, hingga menerbangkan layangan di arena lomba.
Pendaftaran Dibuka Hingga 10 Juni 2026
Pendaftaran peserta dibuka mulai 5 hingga 10 Juni 2026 di Markas BALAC Belega, Jalan Raya Belega Nomor 7, Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar.
Seluruh rangkaian acara, mulai dari perlombaan, pleno dewan juri, hingga penyerahan hadiah akan dilaksanakan dalam satu hari di lokasi yang sama, yakni Pantai Masceti.
Selain memperebutkan Piala Bupati Gianyar, para pemenang juga akan memperoleh piagam penghargaan dan uang pembinaan.
Dorong Ekonomi UMKM Lokal
Panitia juga melibatkan pelaku UMKM lokal untuk meramaikan festival. Sejumlah tenant kuliner hingga penjual pernak-pernik layang-layang akan hadir di kawasan Pantai Masceti selama acara berlangsung.
Koming Elen berharap festival budaya ini tidak hanya memperkuat pembinaan seni tradisional Bali hingga tingkat pedesaan, tetapi juga meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya lokal sekaligus menggerakkan perekonomian warga.
Masyarakat Bali pun diajak ikut meramaikan Gianyar Layang-Layang Festival XIII Tahun 2026 di Pantai Masceti pada Minggu, 14 Juni 2026. (BEM)




