BerandaBeritaDaerahDistan Tabanan Salurkan 25 Ton Benih Padi dan Jagung, Produktivitas Pertanian Diperkuat

Distan Tabanan Salurkan 25 Ton Benih Padi dan Jagung, Produktivitas Pertanian Diperkuat

Tabanan, Balienews.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan menjaga predikat sebagai lumbung pangan Bali kembali diperkuat pada 2026. Melalui Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tabanan, pemerintah menyalurkan lebih dari 25 ton benih padi hibrida dan bibit jagung kepada puluhan subak di sejumlah kecamatan sebagai upaya menjaga produktivitas pertanian serta meningkatkan hasil panen petani.

Program bantuan tersebut mencakup penyaluran 23.000 kilogram benih padi hibrida dan 2.325 kilogram bibit jagung. Bantuan diberikan kepada kelompok subak sesuai kebutuhan wilayah agar mampu mendukung keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Tabanan.

Benih Jagung Disalurkan ke Tiga Subak

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, menjelaskan bantuan bibit jagung disalurkan kepada tiga subak, yakni Subak Serampingan di Desa Serampingan, Kecamatan Selemadeg, Subak Gede Mambang di Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, serta Subak Penyalin di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan.

Total bantuan bibit jagung mencapai 2.325 kilogram yang diperuntukkan bagi lahan pertanian seluas sekitar 155 hektare.

Benih Padi Hibrida Jangkau 17 Subak

Selain jagung, Distan Tabanan juga menyalurkan 23.000 kilogram benih padi hibrida kepada 17 subak yang tersebar di Kecamatan Selemadeg Timur, Kerambitan, dan Selemadeg Barat.

Bantuan tersebut mencakup areal tanam seluas kurang lebih 920 hektare dan diharapkan mampu menjaga stabilitas produksi padi sebagai komoditas utama Kabupaten Tabanan.

“Program ini bentuk dukungan pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan pertanian di Kabupaten Tabanan,” ujar Ekayana.

Petani Juga Terima Pupuk dan Sarana Produksi

Ekayana menambahkan, dukungan pemerintah tidak hanya berupa benih. Petani juga secara rutin memperoleh bantuan sarana produksi pertanian berupa pupuk urea, SP-36, ZA, NPK, serta pupuk organik untuk menunjang proses budidaya hingga masa panen.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus menjaga produktivitas lahan pertanian.

Mekanisasi Pertanian Terus Diperkuat

Di samping penyediaan benih dan pupuk, Pemerintah Kabupaten Tabanan terus memperkuat mekanisasi pertanian melalui penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan).

Berbagai jenis alsintan yang telah diberikan meliputi traktor roda dua, traktor roda empat, cultivator, hand sprayer, pompa air, kendaraan roda tiga, rice transplanter, hingga traktor roda crawler.

Hingga saat ini, jumlah alsintan yang telah disalurkan mendekati 1.000 unit dengan penerima lebih dari 500 kelompok tani yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan.

Bantuan Disesuaikan dengan Kebutuhan Wilayah

Menurut Ekayana, seluruh bantuan disalurkan berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah agar pemanfaatannya lebih optimal dan pemerataan pelayanan kepada kelompok tani dapat terwujud.

“Dengan penyaluran yang disesuaikan kebutuhan, diharapkan produktivitas pertanian di Tabanan tetap terjaga,” pungkasnya.

Pemerintah berharap program ini mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menjaga posisi Kabupaten Tabanan sebagai salah satu sentra produksi pangan utama di Bali. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI