Tabanan, Balienews.com – Kontingen Kabupaten Tabanan kembali mengukir prestasi pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Sejumlah duta seni, pelajar, dan sanggar asal Tabanan berhasil meraih juara di berbagai cabang Wimbakara (lomba) yang diumumkan melalui Keputusan Gubernur Bali Nomor 667/03-J/HK/2026 tentang Pemenang Wimbakara Pesta Kesenian Bali XLVIII.
Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi pembinaan seni dan budaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama sekolah, sanggar seni, dan desa adat.
Prestasi Gemilang Duta Tabanan di PKB XLVIII 2026
Capaian tertinggi diraih pada Wimbakara Masatua Bali, di mana Ni Putu Noning Pertiwi berhasil meraih Juara I, sementara Ni Putu Julisartini memperoleh Juara III.
Di bidang seni pertunjukan, Sekaa Gita Nawa Sandhi dari Banjar Tunjuk Kaja, Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan sukses meraih Juara III Wimbakara Taman Penasar.
Prestasi lainnya diraih Sekaa Gong Kundi Manik Gangga dari Desa Perean Kauh, Kecamatan Baturiti yang memperoleh Juara Harapan I Wimbakara Balaganjur Remaja.
Dari kalangan pelajar, SMP Negeri 1 Tabanan berhasil meraih Juara III Lomba Jantra Tajog, sedangkan Anak Agung Sagung Aishaka Prabhandari Megadaswari memperoleh Juara Harapan III Wimbakara Mewarnai.
Bupati Sanjaya: Bukti Budaya Tabanan Terus Berkembang
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. mengapresiasi seluruh duta seni, pelatih, pembina, sekolah, sanggar seni, hingga masyarakat yang telah berkontribusi mengharumkan nama Kabupaten Tabanan di panggung seni budaya Bali.
Menurut Sanjaya, keberhasilan tersebut menunjukkan semangat masyarakat Tabanan dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan seni, adat, tradisi, serta budaya Bali.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa semangat melestarikan seni, adat, tradisi, dan budaya di Kabupaten Tabanan terus hidup dan berkembang. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh duta Tabanan yang telah memberikan penampilan terbaiknya di Pesta Kesenian Bali. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras bersama dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Tabanan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tabanan akan terus memperkuat pembinaan seni budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai budaya Bali.
Menurutnya, PKB bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang regenerasi seniman sekaligus upaya memperkuat identitas budaya daerah.
“PKB bukan hanya tentang meraih juara, tetapi menjadi ruang regenerasi seniman, pelestarian budaya, sekaligus memperkuat identitas Tabanan sebagai daerah yang kaya akan seni dan tradisi. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi,” tambahnya.
Pembinaan Berkelanjutan Jadi Kunci Prestasi
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan Ni Luh Nyoman Sri Suryati menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan mulai dari sekolah, sanggar seni, hingga desa adat.
Menurutnya, capaian para duta Tabanan membuktikan proses regenerasi seniman berjalan dengan baik.
“Kami mengapresiasi seluruh seniman, pelatih, pembina, dan semua pihak yang telah mendampingi para duta hingga mampu meraih prestasi di PKB XLVIII. Ke depan, pembinaan akan terus kami tingkatkan agar Tabanan mampu meraih hasil yang lebih baik pada penyelenggaraan PKB berikutnya,” katanya.
Komitmen Tabanan Melestarikan Seni Budaya Bali
Prestasi pada PKB XLVIII Tahun 2026 semakin memperkuat posisi Kabupaten Tabanan sebagai salah satu daerah yang konsisten melahirkan seniman-seniman muda berbakat melalui pembinaan berkelanjutan.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai, melestarikan, dan mengembangkan seni budaya Bali. (BEM/r)



