Tabanan, Balienews.com – Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Bali bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabanan menggelar sosialisasi diseminasi program prioritas bertema Pengelolaan Sampah di Bali di SMP Negeri 5 Sudimara, Kecamatan Tabanan, Selasa (21/7).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi lingkungan sekaligus menanamkan budaya memilah sampah sejak dini kepada para pelajar sebagai bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Siswa Diajak Memilah Sampah dan Mengurangi Plastik Sekali Pakai
Narasumber dari Pemerintah Provinsi Bali, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Ida Bagus Kade Wira Negara, menekankan pentingnya membangun kebiasaan memilah sampah dari sumbernya.
Selain itu, para siswa juga diajak mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah.
Generasi Muda Didorong Menjadi Agen Perubahan
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik (PISKP) Diskominfo Kabupaten Tabanan.
Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa para pelajar diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menginspirasi lingkungan sekolah, keluarga, hingga masyarakat dalam pengelolaan sampah.
Wakil Kepala SMP Negeri 5 Sudimara Bidang Kesiswaan, I Wayan Bukatiasa, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, edukasi lingkungan sejak usia sekolah penting untuk membentuk karakter peduli lingkungan sekaligus mencetak generasi yang bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.
Sosialisasi Berlangsung Interaktif
Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat antusias mengikuti materi dan aktif berdiskusi dengan narasumber. Panitia juga menggelar kuis edukatif mengenai pengelolaan sampah.
Peserta yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap budaya memilah sampah terus berkembang di kalangan generasi muda sehingga mampu mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan sejalan dengan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM). (BEM/r)




