BerandaEkonomiPergantian Menkeu Purbaya-Suahasil Jadi Sorotan Media Asing

Pergantian Menkeu Purbaya-Suahasil Jadi Sorotan Media Asing

Jakarta, Balienews.com – Pergantian Menteri Keuangan (Menkeu) RI dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara pada Senin (14/9/2026) menjadi sorotan media asing. Pergantian tersebut dinilai penting karena berlangsung di tengah perhatian terhadap kebijakan fiskal Indonesia, kepercayaan investor, serta kebutuhan pemerintah membiayai berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Suahasil, yang menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak 2019, menjadi Menteri Keuangan ketiga di era pemerintahan Prabowo setelah Sri Mulyani Indrawati dan Purbaya.

Presiden Prabowo melantik Suahasil di Istana Negara, Jakarta, pada Senin sore. Menurut Suahasil, dirinya baru mendapat informasi mengenai penunjukan tersebut pada Senin pagi, beberapa jam sebelum pelantikan.

Reuters: Indonesia Punya Menteri Keuangan Ketiga dalam Kurang dari Dua Tahun

Reuters mengangkat pergantian tersebut dalam laporan berjudul “Indonesia president appoints his third finance minister in under two years”.

Reuters menyoroti bahwa Purbaya diberhentikan setelah sekitar satu tahun menjabat. Pergantian itu terjadi ketika arah kebijakan fiskal pemerintahan Prabowo mendapat perhatian investor dan analis.

Reuters juga menyoroti kekhawatiran terhadap pelebaran defisit fiskal, kebijakan subsidi bahan bakar, serta kebutuhan pendanaan program pemerintah seperti program makan bergizi gratis. Kondisi tersebut membuat kredibilitas pengelolaan fiskal dan kepercayaan investor menjadi perhatian penting.

Dalam laporan Reuters lainnya berjudul “’Good move’: Indonesia’s finance minister switch will ease investor jitters”, sejumlah analis menilai penunjukan Suahasil berpotensi membantu meredakan kekhawatiran investor.

Suahasil dipandang sebagai sosok teknokrat yang lebih familiar dengan kebijakan fiskal dan dapat membawa pengelolaan anggaran ke arah yang lebih dapat diprediksi.

The Straits Times: Pergantian yang Lama Dinantikan

Media Singapura, The Straits Times, menurunkan laporan berjudul “Prabowo replaces Finance Minister Purbaya in long-awaited Indonesian Cabinet shake-up”.

Laporan tersebut menyebut pergantian Purbaya sebagai bagian dari perombakan kabinet yang telah lama dinantikan. Spekulasi mengenai posisi Purbaya disebut telah berlangsung selama beberapa bulan, meskipun keputusan akhirnya diumumkan secara mendadak pada 14 September.

The Straits Times juga menyoroti latar belakang Suahasil yang pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan pada 2016-2019 sebelum menjadi Wakil Menteri Keuangan.

Pengalaman panjang tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Suahasil untuk melanjutkan pengelolaan kebijakan fiskal sekaligus menjaga stabilitas di Kementerian Keuangan.

AFP: Penunjukan Suahasil Sinyalkan Kesinambungan

Kantor berita Prancis Agence France-Presse (AFP) memuat laporan berjudul “Indonesia replaces finance minister in latest shakeup”.

AFP menyoroti pengalaman Suahasil sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 2019. Ia juga pernah bekerja dalam pemerintahan sebelum dan sesudah pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan.

Posisi tersebut membuat Suahasil dinilai membawa unsur kesinambungan dalam pengelolaan kebijakan fiskal Indonesia.

Namun, kesinambungan itu tetap menghadirkan tantangan besar. Suahasil harus menjaga disiplin anggaran sekaligus membantu pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ambisius.

Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8 persen pada 2029. Di sisi lain, defisit fiskal harus tetap berada dalam batas maksimal 3 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Bernama Soroti Mandat Suahasil

Sementara itu, kantor berita Malaysia Bernama menurunkan laporan berjudul “Suahasil Nazara Appointed Indonesia’s New Finance Minister In Cabinet Reshuffle”.

Bernama lebih menekankan mandat yang diberikan Prabowo kepada Suahasil, yakni menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara serta memastikan APBN mendukung program prioritas pemerintah.

Suahasil mengatakan penunjukannya merupakan bentuk kepercayaan Presiden dan Republik Indonesia kepadanya.

Ia juga menggambarkan pergantian tersebut sebagai kelanjutan, bukan perubahan drastis, mengingat dirinya telah berada di Kementerian Keuangan sebagai Wakil Menteri sejak 2019.

Tantangan Besar Menanti Suahasil

Pergantian Menteri Keuangan terjadi ketika pemerintah menghadapi kebutuhan belanja yang besar untuk menjalankan berbagai program prioritas.

Di sisi lain, pemerintah harus menjaga kredibilitas APBN dan memastikan defisit tetap terkendali. Karena itu, perhatian investor terhadap arah kebijakan fiskal Suahasil akan menjadi salah satu tantangan utama dalam masa awal jabatannya.

Suahasil sendiri menegaskan akan menjaga anggaran negara tetap kredibel, memperkuat komunikasi publik, serta memastikan APBN mendukung program-program prioritas pemerintah.

Dengan latar belakang teknokrat dan pengalaman panjang di Kementerian Keuangan, Suahasil kini menghadapi tugas untuk menjaga kesinambungan kebijakan sekaligus menjawab kekhawatiran pasar mengenai disiplin fiskal. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI