BerandaBeritaDaerahPemkot Denpasar Perluas Layanan Literasi Lewat Perpustakaan Kontainer

Pemkot Denpasar Perluas Layanan Literasi Lewat Perpustakaan Kontainer

Denpasar, Balienews.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berencana menghadirkan perpustakaan kontainer di Lapangan Lumintang mulai November 2026. Fasilitas ini dikembangkan untuk memperluas akses literasi masyarakat sekaligus mendekatkan layanan perpustakaan ke ruang publik.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Cokorda Gede Partha Sudarsana, mengatakan pengembangan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa.

Perpustakaan Kontainer di Kawasan Lapangan Lumintang

Perpustakaan kontainer direncanakan berada di sisi selatan air mancur dan sebelah barat area permainan anak di Lapangan Lumintang.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi alternatif ruang membaca bagi masyarakat yang berkunjung atau beraktivitas di kawasan taman kota.

Sebelumnya, Pemkot Denpasar telah menghadirkan layanan perpustakaan di sejumlah ruang publik, seperti Taman Jagaraga Tegal dan Lapangan Puputan. Penambahan di Lapangan Lumintang menjadi bagian dari upaya memperluas pemerataan layanan literasi.

Program Perpustakaan di Ruang Terbuka

Selain perpustakaan kontainer, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar juga menjalankan program Parta (Perpustakaan di Ruang Terbuka).

Program ini mencakup layanan perpustakaan keliling yang menjangkau permukiman, sekolah, serta sejumlah ruang publik.

Menurut Partha Sudarsana, layanan tersebut mendapat sambutan positif dari kalangan sekolah. Bahkan, sejumlah sekolah telah mengajukan permohonan secara tertulis agar perpustakaan keliling hadir di lingkungan pendidikan mereka.

Permohonan tersebut kemudian dijadwalkan oleh dinas sesuai agenda pelayanan.

Akses Koleksi Buku Melalui Barcode

Untuk mempermudah masyarakat mendapatkan bahan bacaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga memanfaatkan teknologi kode batang atau barcode.

Melalui pemindaian barcode, masyarakat dapat melihat katalog koleksi buku yang tersedia dan memilih judul yang ingin dipinjam tanpa harus terlebih dahulu datang ke perpustakaan.

Setelah menentukan buku, warga cukup mendatangi perpustakaan. Petugas kemudian menyiapkan koleksi sesuai pilihan peminjam.

Saat ini, Perpustakaan Kota Denpasar memiliki lebih dari 40.000 koleksi buku yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Hari Saraswati sebagai Momentum Menghormati Ilmu

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar juga rutin melaksanakan peringatan Hari Saraswati setiap enam bulan sekali.

Partha Sudarsana mengatakan, peringatan tersebut menjadi momentum untuk menghormati ilmu pengetahuan sebagai pedoman manusia dalam memperoleh penerangan dan menjalani kehidupan.

Sebagai instansi yang mengelola perpustakaan dan kearsipan, pihaknya memaknai Hari Saraswati sebagai pengingat pentingnya menjaga serta mengembangkan pengetahuan melalui budaya membaca.

Melalui perpustakaan kontainer, layanan keliling, dan pemanfaatan teknologi digital, Pemkot Denpasar berharap masyarakat semakin mudah mengakses buku dan sumber pengetahuan.

Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan berbagai fasilitas tersebut untuk meningkatkan minat baca dan membangun budaya literasi di lingkungan masing-masing. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI