back to top
Sabtu, Agustus 30, 2025
- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaDaerahTabanan Raih Predikat Kabupaten Layak Anak Pratama 2024, Tantangan Pendidikan Masih Mengemuka

Tabanan Raih Predikat Kabupaten Layak Anak Pratama 2024, Tantangan Pendidikan Masih Mengemuka

Tabanan, Balienews.com – Kabupaten Tabanan resmi meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Pratama tahun 2024 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

Penghargaan ini menempatkan Tabanan sejajar dengan Kabupaten Bangli dan Buleleng, sekaligus menandai langkah penting dalam pemenuhan hak anak di Bali.

Evaluasi Berbasis Lima Klaster Utama

Penghargaan KLA diberikan berdasarkan evaluasi administrasi 2023–2024 dengan indikator pada lima klaster utama:

  1. Hak sipil dan kebebasan.
  2. Pengasuhan alternatif.
  3. Kesehatan dan kesejahteraan.
  4. Pendidikan dan pemanfaatan waktu luang.
  5. Perlindungan khusus.

Tabanan mencatat capaian tertinggi pada perlindungan khusus anak serta inisiatif Desa/Kecamatan Layak Anak, yang masing-masing melampaui 75 persen.

Hal ini menunjukkan sistem perlindungan bagi anak rentan dan kelompok khusus mulai berjalan dengan baik, serta adanya komitmen desa-desa membangun lingkungan ramah anak.

Tantangan Serius di Bidang Pendidikan

Meski meraih predikat, evaluasi juga mengungkap sejumlah pekerjaan rumah. Sektor pendidikan dan pemanfaatan waktu luang hanya mencatat capaian 12,91 persen, sementara hak sipil dan kebebasan berada di angka 25,87 persen.

Angka ini mencerminkan keterbatasan ruang partisipasi anak, akses pendidikan berkualitas, serta minimnya fasilitas kreatif yang aman.

Beberapa indikator yang menjadi perhatian antara lain:

  • PAUD Holistik Integratif (PAUD-HI): sudah ada di sejumlah desa, namun masih belum merata.
  • Program Wajib Belajar 12 Tahun: kebijakan sudah berjalan, tetapi pelaksanaan belum sepenuhnya merata.
  • Sekolah ramah anak: baru dimiliki oleh beberapa sekolah, di antaranya Santa Maria Imakulata, Saraswati, Starkids, dan Abdi Kumara.

Komitmen Pemerintah Daerah

Kepala Bappeda Kabupaten Tabanan, I Made Urip Gunawan, menegaskan bahwa predikat ini menjadi dasar pengawasan dan perencanaan pembangunan ke depan.

“Predikat KLA Pratama menunjukkan adanya kemajuan, namun pengawasan harus terus diperketat agar program benar-benar sampai pada sasaran, yaitu anak-anak kita. Inspektorat akan memastikan setiap program terkait KLA berjalan akuntabel,” ujarnya, Selasa (26/8).

Ia menambahkan, penghargaan ini bukan sekadar simbol.

“KLA bukan hanya label, tetapi harus diintegrasikan dalam perencanaan jangka menengah daerah. Artinya, setiap program pembangunan wajib mengakomodasi hak anak, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ruang kreatif yang ramah anak,” tegas Urip.

Langkah ke Depan Menuju Madya

Dengan predikat Pratama, Tabanan kini berpeluang meningkatkan level ke KLA Madya melalui kolaborasi pemerintah, sekolah, dunia usaha, dan masyarakat.

Harapannya, KLA dapat menjadi gerakan kolektif agar setiap anak di Tabanan mendapat hak perlindungan dan kesempatan berkembang secara maksimal. (BEM/r)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI