back to top
Minggu, Februari 15, 2026
- Advertisement -spot_img
BerandaPendidikanRevitalisasi Sekolah di Buleleng, Mendikdasmen Salurkan Bantuan Pendidikan

Revitalisasi Sekolah di Buleleng, Mendikdasmen Salurkan Bantuan Pendidikan

Buleleng, Balienews.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyalurkan bantuan pendidikan melalui program revitalisasi sekolah bagi satuan pendidikan menengah dan taman kanak-kanak di Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (13/2).

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kompetensi guru, serta membangun budaya sekolah yang aman dan ramah guna menekan angka kekerasan di lingkungan pendidikan.

Penyaluran bantuan revitalisasi sekolah di Buleleng ini menjadi bagian dari strategi pemerintah pusat dalam memperkuat mutu pendidikan secara menyeluruh, baik dari sisi sarana prasarana maupun penguatan internal sekolah.

Fokus Peningkatan Mutu Pendidikan

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) memang penting dalam mendukung proses belajar mengajar. Namun, kualitas internal pendidikan tetap menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Ujian Nasional 2025: Format Baru untuk SMA, SMK, dan MA

Kemendikdasmen menetapkan empat fokus peningkatan mutu pendidikan, yaitu:

  1. Pembelajaran mendalam (deep learning)
  2. Peningkatan kompetensi guru
  3. Penguatan layanan bimbingan konseling
  4. Peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Inggris

“Pembangunan sarana prasarana adalah bagian eksterior yang berperan penting dalam proses pembelajaran, tetapi yang tak kalah penting adalah interior pendidikan,” ujarnya.

Bangun Budaya Sekolah Aman dan Ramah

Selain pembangunan fisik, Kementerian juga mendorong pembentukan budaya sekolah yang aman dan nyaman. Program ini mencakup penguatan karakter siswa, penggunaan jingle edukatif “Rukun Sama Teman”, serta penanaman nilai kebersamaan dalam aktivitas sekolah.

Langkah tersebut diharapkan mampu menekan angka kekerasan di sekolah sekaligus menumbuhkan sikap saling menghormati antar pelajar.

“Kita ingin anak-anak hidup rukun, saling menghormati, dan membangun persahabatan karena masih tingginya kekerasan di sekolah,” kata Abdul Mu’ti.

Baca Juga :  Bahasa Inggris Jadi Pelajaran Wajib di SD Mulai Tahun Ajaran 2027/2028

Pemkab Buleleng Apresiasi Dukungan Pusat

Sementara itu, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra melalui sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Gede Suyasa menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat.

Pemerintah Kabupaten Buleleng mengakui kebutuhan peningkatan infrastruktur sekolah masih cukup besar. Namun, keterbatasan anggaran dan luasnya wilayah menjadi tantangan utama.

“Kami memiliki keinginan besar memperbaiki infrastruktur sekolah, namun keterbatasan anggaran dan luas wilayah menjadi kendala sehingga sinergitas dengan pemerintah pusat dan provinsi sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Sinergi untuk Pendidikan Berkualitas

Program revitalisasi sekolah di Buleleng diharapkan menjadi langkah konkret mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di daerah.

Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dinilai krusial untuk memastikan setiap siswa mendapatkan lingkungan belajar yang layak dan berkualitas.

Baca Juga :  Pemerintah Rencanakan Perpanjangan Masa Studi SMK Jadi 4 Tahun

Masyarakat diharapkan turut mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan demi masa depan generasi muda Bali yang lebih baik. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI