back to top
Jumat, Maret 6, 2026
- Advertisement -spot_img
BerandaBeritaDaerahTabanan Terang: 6.793 Lampu Jalan Siap Dipasang, Pemkab Tabanan Target Hemat Listrik...

Tabanan Terang: 6.793 Lampu Jalan Siap Dipasang, Pemkab Tabanan Target Hemat Listrik 35%

Singasana, Balienews.com – Pemerintah Kabupaten Tabanan mematangkan realisasi program Tabanan Terang dengan merencanakan pemasangan 6.793 titik lampu jalan di seluruh wilayah Tabanan. Rencana tersebut dipaparkan dalam rapat di Kantor Bupati Tabanan, Senin (9/2), dipimpin langsung Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., didampingi Sekda dan jajaran OPD terkait.

Program ini dijalankan untuk meningkatkan kualitas penerangan jalan, menekan keluhan masyarakat, serta mendukung sistem smart city dan efisiensi energi melalui penggunaan lampu LED hemat listrik.

6.793 Titik Lampu Tahap Awal

Dalam pemaparan rapat, tahap awal program Tabanan Terang akan mencakup pemasangan 6.793 titik lampu yang tersebar merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Tabanan.

Program ini menjadi bagian dari revitalisasi dan pengembangan Alat Penerangan Jalan (APJ) guna memperkuat peran Tabanan sebagai penyangga kawasan metropolitan Sarbagita.

Langkah ini juga merespons keluhan masyarakat terkait lampu jalan mati yang rata-rata mencapai sekitar 10 laporan per hari. Selain itu, penggunaan lampu konvensional dinilai membebani biaya operasional karena konsumsi listrik yang tinggi.

Gunakan LED, Target Hemat Energi 35%

Bupati Sanjaya menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pemasangan lampu, melainkan investasi infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Program Tabanan Terang ini adalah wujud komitmen kami untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Penerangan yang baik bukan hanya soal cahaya, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan publik,” ujar Sanjaya.

Pemkab Tabanan akan menggunakan teknologi lampu LED hemat energi yang ditargetkan mampu menghemat biaya listrik minimal 35 persen dibandingkan lampu konvensional.

Uji sinar lampu juga dilakukan dalam rapat sebagai bagian dari evaluasi teknis, guna memastikan standar pencahayaan sesuai SNI serta mendukung sistem pengelolaan berbasis digital.

Terintegrasi Smart City dan Pelaporan Real Time

Ke depan, pengelolaan APJ akan terintegrasi melalui platform aplikasi digital. Sistem ini memungkinkan pelaporan kerusakan secara real time, pemantauan aset penerangan jalan, dan pemeliharaan berkala yang terjadwal.

Program ini juga selaras dengan RPJMD Kabupaten Tabanan 2021–2026 yang mengarah pada integrasi sistem berbasis smart city.

Dalam pembiayaannya, skema pengembangan infrastruktur diarahkan melalui pola Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk meningkatkan efisiensi dan percepatan pembangunan.

Dampak Ekonomi dan Keamanan

Pemkab Tabanan optimistis program Tabanan Terang akan membawa dampak positif, antara lain:

  • Mendorong pertumbuhan UMKM
  • Mendukung sektor pariwisata
  • Meningkatkan nilai properti
  • Menekan angka kriminalitas
  • Mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas

Dengan penerangan yang merata dan berkualitas, wajah Tabanan diharapkan semakin tertata, aman, dan representatif sebagai daerah berkembang di Bali.

Komitmen Infrastruktur Berkelanjutan

Program Tabanan Terang menjadi bagian dari komitmen Pemkab Tabanan dalam membangun infrastruktur berkelanjutan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Masyarakat juga diimbau aktif melaporkan kerusakan lampu jalan agar sistem yang terintegrasi ini berjalan optimal. (BEM/r)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI