BerandaBeritaDaerahKomdigi Evaluasi Internet Aktif saat Nyepi di Bali

Komdigi Evaluasi Internet Aktif saat Nyepi di Bali

Badung, Balienews.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan akan mengevaluasi operator seluler yang masih menyalakan layanan data saat Hari Raya Nyepi di Bali. Hal ini disampaikan Menteri Komdigi Meutya Hafid di Kabupaten Badung, Selasa (24/3), sebagai respons atas laporan masyarakat yang masih bisa mengakses internet seluler pada Kamis (19/3), meski telah ada kesepakatan pembatasan layanan.

Komdigi Respons Laporan Internet Aktif saat Nyepi

Meutya Hafid menegaskan, temuan adanya layanan data seluler yang masih aktif selama Nyepi akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan ke depan.

“Ini nanti dicatat buat dievaluasi, ini bisa dievaluasi untuk Nyepi berikutnya,” ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah bersama operator seluler telah menyepakati bahwa layanan data seluler dimatikan selama Nyepi, kecuali di objek vital seperti rumah sakit dan kantor kepolisian.

Baca Juga :  Komdigi Luncurkan DARA, Layanan Bantu Atasi Kecanduan Gim pada Remaja

Dugaan Akses Internet dari Area Objek Vital

Awalnya, Komdigi menduga akses internet yang digunakan masyarakat berasal dari jaringan WiFi rumah. Namun, munculnya siaran langsung di media sosial dari luar rumah saat Nyepi memunculkan indikasi lain.

Komdigi pun mempertimbangkan faktor jarak antara rumah warga dan objek vital sebagai penyebab masih tersedianya layanan data seluler.

Rumah yang berada dalam radius sekitar 500 meter hingga 1,5 kilometer dari objek vital berpotensi tetap menerima sinyal.

Operator Seluler Klaim Patuhi Aturan

Salah satu operator, Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan telah mengikuti regulasi yang berlaku selama Nyepi.

Perwakilan tim teknologi operasi Indosat Bali Nusra, I Nyoman Sayang, menjelaskan bahwa layanan data hanya diaktifkan untuk kebutuhan objek vital.

Baca Juga :  Kemkomdigi Akan Awasi Konten Digital di Indonesia Dengan SAMAN

Menurutnya, jika masyarakat masih bisa mengakses internet, hal itu kemungkinan karena lokasi yang dekat dengan objek vital. Selain itu, jaringan akan melambat seiring meningkatnya penggunaan dari area terbatas tersebut.

Evaluasi untuk Nyepi Berikutnya

Komdigi menyatakan akan menelusuri lebih lanjut apakah pelanggaran terjadi karena kelalaian operator atau faktor teknis terkait cakupan jaringan di sekitar objek vital.

Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan Nyepi yang khusyuk tetap terjaga, termasuk melalui pengaturan layanan telekomunikasi yang lebih ketat di masa mendatang.

Masyarakat diharapkan turut mendukung pelaksanaan Nyepi dengan mematuhi aturan yang berlaku. Jika menemukan pelanggaran serupa, publik dapat melaporkannya sebagai bahan evaluasi bersama. (BEM)

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Regulasi AI Nasional dan Etika Digital, Ini Isinya
BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI