Balienews.com – Antusiasme masyarakat Bali menyambut Piala Dunia 2026 menjadi yang tertinggi di Indonesia untuk kategori penyelenggara nonton bareng (nobar) yang telah berstatus aktif. Hal itu terungkap dari data koordinasi Direktorat Pengembangan Usaha TVRI Pusat yang mencatat tingginya minat pelaku usaha, komunitas, hingga instansi pemerintah di Pulau Dewata untuk menggelar nobar resmi.
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI sebagai pemegang hak siar resmi seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 menegaskan bahwa setiap penyelenggara nobar wajib melakukan registrasi resmi guna menghindari pelanggaran hak siar yang diatur ketat oleh FIFA. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui platform yang telah disediakan TVRI.
Bali Jadi Daerah dengan Pendaftar Aktif Terbanyak
Kepala Stasiun TVRI Bali, Ir. I Gede Mustito, mengatakan Bali mencatat jumlah pendaftar aktif tertinggi secara nasional, baik dari kategori bisnis maupun non-bisnis.
“Dari data sampai saat ini yang kami peroleh, di Bali itu peminatnya paling tinggi, baik yang bisnis maupun non-bisnis,” ujar Mustito, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, meskipun jumlah total pendaftar terbanyak berasal dari DKI Jakarta, Bali menjadi daerah dengan jumlah penyelenggara yang telah menyelesaikan proses registrasi dan berstatus aktif paling tinggi di Indonesia.
Tingginya minat tersebut menunjukkan besarnya euforia masyarakat Bali terhadap pesta sepak bola dunia yang berlangsung empat tahunan tersebut.
Kawasan Pariwisata Dominasi Permohonan Nobar
Permohonan izin nobar di Bali sebagian besar berasal dari kawasan pariwisata di Bali Selatan, seperti Canggu, Kuta, dan Seminyak. Selain itu, sejumlah lembaga pemerintah daerah serta fasilitas adat juga tercatat telah mengajukan izin penyelenggaraan.
Menurut Mustito, kawasan wisata menjadi pusat permohonan karena tingginya aktivitas wisatawan mancanegara yang memiliki minat besar terhadap sepak bola.
Selain pelaku usaha pariwisata, Pemerintah Kabupaten Bangli dan Pemerintah Kabupaten Gianyar juga telah berkoordinasi dengan TVRI terkait penyelenggaraan nobar resmi. Beberapa lokasi komunitas seperti bale banjar hingga warung makan lokal juga tercatat ikut mengajukan izin.
TVRI Bagi Nobar Menjadi Dua Kategori
TVRI membedakan izin nobar Piala Dunia 2026 menjadi dua kategori, yaitu komersial dan non-komersial.
1. Kategori Komersial
Kategori ini diperuntukkan bagi hotel, kafe, restoran, bar, dan tempat usaha lainnya yang memperoleh manfaat ekonomi dari penyelenggaraan nobar.
Penentuan tarif dilakukan berdasarkan kapasitas tempat usaha, dengan biaya mulai dari Rp10 juta untuk paket penayangan lengkap mulai babak penyisihan hingga partai final.
Pendapatan dari kategori komersial akan masuk sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke Kementerian Keuangan.
2. Kategori Non-Komersial
Kategori ini ditujukan bagi lingkungan warga, fasilitas umum, organisasi sosial, maupun komunitas yang tidak mencari keuntungan finansial.
Namun terdapat ketentuan penting yang harus dipatuhi, yakni larangan memungut biaya tiket masuk atau bentuk pungutan lainnya kepada masyarakat.
TVRI menegaskan pelanggaran terhadap aturan tersebut dapat berimplikasi pada sanksi sesuai ketentuan hak siar yang berlaku.
Cara Daftar Nobar Piala Dunia 2026 Resmi
Penyelenggara nobar wajib melakukan registrasi sebelum menggelar acara.
Langkah pendaftarannya sebagai berikut:
- Akses halaman pendaftaran resmi TVRI.
- Pilih kategori komersial atau non-komersial.
- Lengkapi identitas penanggung jawab dan lokasi kegiatan.
- Cantumkan estimasi kapasitas peserta.
- Ikuti proses verifikasi.
- Lakukan pembayaran sesuai ketentuan untuk kategori komersial.
- Dapatkan sertifikat izin nobar resmi.
Sinyal Parabola Diacak, TVRI Imbau Beralih ke TV Digital
TVRI juga mengingatkan masyarakat bahwa seluruh siaran Piala Dunia 2026 melalui perangkat parabola akan diacak sesuai regulasi hak siar FIFA.
Karena itu, masyarakat disarankan menggunakan televisi digital terestrial dengan antena UHF atau memasang Set Top Box (STB) agar dapat menikmati seluruh pertandingan tanpa gangguan.
Saat ini seluruh pemancar digital TVRI di Bali, termasuk di Jimbaran, Kintamani, Karangasem, dan Pupuan, telah aktif dan siap menayangkan siaran berkualitas HD ke berbagai wilayah di Pulau Dewata.
Dukung Nobar Resmi dan Tertib Hak Siar
TVRI mengimbau masyarakat, komunitas, serta pelaku usaha untuk mematuhi ketentuan hak siar dengan mendaftarkan kegiatan nobar secara resmi. Kepatuhan terhadap aturan tersebut tidak hanya menghindarkan penyelenggara dari potensi sanksi, tetapi juga mendukung penyiaran Piala Dunia 2026 yang legal dan tertib di Indonesia. (BEM)




