BerandaBeritaDaerahDenpasar Gelar Bulan Bung Karno 2026 dengan Beragam Lomba Edukatif

Denpasar Gelar Bulan Bung Karno 2026 dengan Beragam Lomba Edukatif

Denpasar, Balienews.com – Pemerintah Provinsi Bali kembali menggelar Bulan Bung Karno 2026 dengan menghadirkan berbagai lomba kreatif dan edukatif selama satu bulan penuh. Kegiatan yang berlangsung di Bali sepanjang Juni 2026 ini bertujuan menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno, agar tetap relevan dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.

Gubernur Bali, Wayan Koster, mengatakan Bulan Bung Karno tahun ini mengusung tema Kawya Atma Kerthi atau Meraya Jiwa Proklamator. Tema tersebut mengajak masyarakat untuk tidak sekadar mengenang Bung Karno sebagai tokoh sejarah, tetapi menghadirkan semangat perjuangannya dalam cara berpikir, bersikap, dan bertindak sehari-hari.

“Tema tahun ini Kawya Atma Kerthi atau Meraya Jiwa Proklamator. Tema ini mengajak kita semua tidak hanya mengenang Bung Karno sebagai tokoh sejarah, tetapi menghadirkan kembali jiwa perjuangannya sebagai energi yang hidup dalam pikiran, sikap, dan tindakan kita sehari-hari,” ujar Koster di Denpasar, Senin (1/6).

Lomba Puisi, Pidato, hingga Tari Teruna Jaya

Sebagai bentuk implementasi tema tersebut, Pemprov Bali menggelar sejumlah lomba kreatif yang mengangkat sosok dan pemikiran Bung Karno. Kegiatan tersebut meliputi lomba cipta puisi, lomba baca puisi bertema Proklamator Bung Karno, serta lomba pidato bertema Bung Karno sebagai Bapak Bangsa.

Partisipasi dalam kegiatan ini dibuka untuk seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar dan mahasiswa dari berbagai kabupaten/kota di Bali.

Menurut Koster, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang ekspresi sekaligus refleksi bagi generasi muda untuk memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dalam kehidupan modern.

Selain itu, Bulan Bung Karno 2026 juga dimeriahkan dengan lomba Tari Teruna Jaya yang melibatkan pelajar tingkat SMP dan SMA se-Bali.

“Tari Teruna Jaya merupakan warisan seni tari Bali yang lahir dari ekspresi jiwa kepemudaan, dinamis, penuh semangat, dan sarat dengan keberanian dalam mengekspresikan jati diri,” kata Koster.

Bung Karno dan Kedekatannya dengan Bali

Gubernur Bali menjelaskan bahwa Bung Karno memiliki perhatian dan kekaguman yang besar terhadap Bali sebagai ruang hidup kebudayaan yang utuh. Pulau Dewata dinilai mampu menjaga harmoni antara nilai spiritual, tradisi, dan kehidupan sosial masyarakat.

Karena itu, Pemprov Bali menjadikan Bulan Bung Karno sebagai momentum untuk merawat ingatan kolektif bangsa terhadap sosok proklamator yang dikenal berani bermimpi besar, berpikir visioner, dan berjuang demi kepentingan rakyat.

Sejarah mencatat perjalanan Bung Karno tidak terlepas dari berbagai tekanan politik, masa penjara, hingga pengasingan. Namun dari berbagai tantangan tersebut lahir gagasan besar mengenai Indonesia merdeka yang hingga kini terus menjadi sumber inspirasi bagi bangsa.

Nilai Soekarno Jadi Dasar Pembangunan Bali

Koster menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan Bung Karno juga menjadi salah satu landasan dalam pembangunan Bali saat ini. Pemerintah daerah berupaya mengembangkan Bali dengan tetap berakar pada kearifan lokal sekaligus berorientasi pada masa depan.

Menurutnya, semangat Bung Karno tidak cukup hanya diwujudkan melalui program pemerintah, tetapi juga harus hidup dalam tindakan nyata masyarakat sehari-hari.

“Dengan semangat itulah, Bali tidak hanya akan bertahan, melainkan terus bertumbuh sebagai pusat kebudayaan yang berakar kuat sekaligus memberi makna bagi dunia,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga warisan leluhur dan memperkuat arah pembangunan Bali yang ajeg, berdaulat, dan bermartabat.

Menjaga Semangat Proklamator untuk Generasi Mendatang

Melalui Bulan Bung Karno 2026, Pemerintah Provinsi Bali berharap nilai-nilai nasionalisme, kepemimpinan, kebudayaan, dan semangat perjuangan Bung Karno dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI