BerandaNusantaraBudayaJadwal PKB Selasa 30 Juni: Angklung Kebyar Khas, Joged Bumbung Tradisi hingga...

Jadwal PKB Selasa 30 Juni: Angklung Kebyar Khas, Joged Bumbung Tradisi hingga Gong Kebyar Wanita

Denpasar, Balienews.com – Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 Tahun 2026 kembali menghadirkan rangkaian pertunjukan seni tradisional pada Selasa, 30 Juni 2026, di kawasan Taman Budaya Bali, Denpasar. Sejumlah agenda menarik siap menghibur masyarakat mulai sore hingga malam hari, mulai dari Parade Angklung Kebyar Khas, Parade Joged Bumbung Tradisi, pergelaran karya legendaris maestro Wayan Berata, hingga Parade Gong Kebyar Wanita di Panggung Terbuka Ardha Candra.

Rangkaian acara tersebut menjadi bagian dari upaya PKB dalam melestarikan seni tradisi Bali sekaligus memberikan ruang bagi para seniman dari berbagai daerah untuk menampilkan karya terbaik mereka.

Angklung Kebyar Khas Duta Gianyar Buka Agenda Hari Ini

Agenda PKB dimulai pukul 15.00 Wita melalui Utsawa (Parade) Angklung Kebyar Khas yang berlangsung di Kalangan Ratna Kanda.

Penampilan kali ini dibawakan oleh Sanggar Suara Kanti dari Kelurahan Gianyar, Kecamatan Gianyar sebagai Duta Kabupaten Gianyar.

Baca Juga :  Jadwal PKB Bali 2026 Senin 15 Juni: Gong Kebyar Anak-anak hingga Pentas Budaya Tiongkok

Angklung Kebyar Khas merupakan salah satu bentuk perkembangan gamelan Bali yang memadukan kekayaan musikal tradisional dengan kreativitas para penabuh dalam menyajikan komposisi yang dinamis dan harmonis.

Joged Bumbung Tradisi Ramaikan Kalangan Madya Mandala

Memasuki pukul 17.00 Wita, Kalangan Madya Mandala akan menjadi lokasi Utsawa (Parade) Joged Bumbung Tradisi.

Pertunjukan ini dibawakan oleh Sanggar Tabuh dan Tari Pada Girang dari Banjar Puhu, Desa Puhu, Kecamatan Payangan sebagai Duta Kabupaten Gianyar.

Joged Bumbung merupakan salah satu seni pertunjukan rakyat Bali yang memadukan musik bambu dengan gerak tari yang lincah dan komunikatif. Kesenian ini tetap menjadi daya tarik karena mampu menghadirkan suasana yang akrab sekaligus menghibur.

Karya Legendaris Maestro Wayan Berata Tampil di Kalangan Ayodya

Pada pukul 19.30 Wita, Kalangan Ayodya akan menghadirkan Rekasadana (Pergelaran) Karya Legendaris Maestro Wayan Berata.

Baca Juga :  Jadwal PKB Bali 2026 Selasa 23 Juni: Jantra Tradisi Bali, Prembon hingga Gong Kebyar Wanita Meriahkan Taman Budaya Bali

Pergelaran ini dibawakan oleh Sekaa Gong Gita Bandana Praja dari Banjar Belaluan Sadmerta, Desa Dangin Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Utara sebagai Duta Kota Denpasar.

Wayan Berata dikenal sebagai salah satu maestro karawitan Bali yang melahirkan banyak karya monumental dan memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan seni tabuh modern di Bali. Pergelaran ini menjadi bentuk penghormatan atas warisan karya beliau yang hingga kini masih sering dipentaskan.

Gong Kebyar Wanita Tutup Rangkaian Pertunjukan

Pada waktu yang sama pukul 19.30 Wita, Panggung Terbuka Ardha Candra akan diramaikan oleh Utsawa (Parade) Gong Kebyar Wanita.

Dua kelompok seni akan tampil mewakili daerah masing-masing, yakni Sanggar Sakura Dewata dari Banjar Sukajiwa, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku sebagai Duta Kabupaten Bangli dan Sekaa Gong Remaja Tri Yowana Sandhi dari Desa Baturiti, Kecamatan Kerambitan sebagai Duta Kabupaten Tabanan.

Baca Juga :  Jadwal PKB Jumat 26 Juni: Topeng Bebadungan, Arja Klasik dan Gong Kebyar Anak-anak Meriahkan Taman Budaya Bali

Parade Gong Kebyar Wanita menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan karena menampilkan kemampuan para seniman perempuan dalam mengolah tabuh Gong Kebyar yang dinamis, penuh teknik, dan kaya kreativitas.

PKB Terus Menjadi Etalase Seni Budaya Bali

Beragam pertunjukan yang disuguhkan pada PKB 2026 menunjukkan kekayaan seni budaya Bali yang terus berkembang tanpa meninggalkan akar tradisi.

Melalui partisipasi para seniman dari berbagai kabupaten dan kota, PKB menjadi ruang pelestarian budaya, regenerasi seniman, sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat dan wisatawan untuk lebih mengenal kekayaan seni Pulau Dewata.

Mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”, PKB ke-48 Tahun 2026 terus memperkuat posisinya sebagai festival seni dan budaya terbesar di Bali yang menghubungkan tradisi, kreativitas, dan semangat pelestarian budaya. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI