BerandaBeritaNasionalPendaftaran KILA 2026 Dibuka, Saatnya Lagu Anak Indonesia Bangkit

Pendaftaran KILA 2026 Dibuka, Saatnya Lagu Anak Indonesia Bangkit

Jakarta, Balienews.com – Kementerian Kebudayaan resmi membuka Program Kita Cinta Lagu Anak (KILA) 2026 sebagai upaya mendorong lahirnya lebih banyak lagu anak berkualitas di Indonesia. Program yang telah berjalan secara konsisten sejak 2020 ini menghadirkan Lomba Cipta Lagu Anak dan Lomba Menyanyi Lagu Anak dengan pendaftaran dibuka mulai 22 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Melalui KILA 2026, pemerintah ingin memperkuat ekosistem lagu anak nasional sekaligus memberikan ruang bagi pencipta lagu, penyanyi muda, dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengembangan musik anak Indonesia. Grand Final dan Pentas KILA 2026 dijadwalkan berlangsung pada 18 September 2026 setelah melalui tahapan kurasi dan audisi.

KILA 2026 Jadi Ruang Kreatif Lagu Anak Indonesia

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan KILA 2026 menjadi wadah kreatif untuk melahirkan lebih banyak lagu anak yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.

Menurutnya, lagu anak memiliki peran penting sebagai sarana pendidikan, hiburan, serta media pembentukan karakter. Lagu anak juga dapat membantu menanamkan nilai-nilai positif, memperkuat rasa percaya diri, dan meningkatkan kecintaan terhadap budaya serta bangsa.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk berani berkarya, berani bernyanyi, dan berani menunjukkan bakat terbaik melalui KILA 2026. Mari bersama-sama menghadirkan lagu anak Indonesia untuk masa depan bangsa,” ujar Fadli Zon dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (23/6).

Dorong Ekosistem Lagu Anak yang Berkelanjutan

Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra menegaskan bahwa KILA merupakan bagian dari strategi pembangunan ekosistem seni budaya yang berkelanjutan.

Ia menyebut program tersebut tidak hanya bertujuan melahirkan karya lagu anak berkualitas, tetapi juga meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap lagu anak Indonesia.

Menurutnya, keberlanjutan produksi dan penyebarluasan lagu anak menjadi faktor penting agar karya-karya tersebut tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya.

“Melalui program ini, kita ingin memastikan lagu anak Indonesia terus diproduksi, disebarluaskan, dan diapresiasi oleh masyarakat,” katanya.

Regenerasi Penyanyi Anak Indonesia

Direktur Film, Musik, dan Seni Irini Dewi Wanti menilai anak-anak membutuhkan lagu yang sesuai dengan tahap tumbuh kembang mereka.

Karena itu, KILA 2026 diharapkan mampu mendorong lahirnya karya musik anak yang berkualitas sekaligus mempercepat regenerasi penyanyi anak Indonesia.

Ia mengajak anak-anak dari berbagai daerah untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ruang berekspresi dan mengembangkan bakat di bidang musik.

“Kami mengajak seluruh anak Indonesia untuk berpartisipasi dalam KILA 2026 dan bersama-sama menghadirkan lebih banyak lagu anak yang berkualitas,” ujarnya.

Jadwal dan Rangkaian KILA 2026

Pendaftaran peserta KILA 2026 berlangsung sejak 22 Juni hingga 31 Agustus 2026. Setelah masa pendaftaran berakhir, peserta akan mengikuti proses kurasi dan audisi sebelum menuju babak puncak.

Selain kompetisi cipta lagu dan menyanyi lagu anak, rangkaian kegiatan KILA 2026 juga mencakup penampilan Duta KILA, produksi video klip lagu anak, serta kampanye digital untuk memperluas jangkauan dan popularitas lagu anak Indonesia.

Program ini diharapkan dapat memperkaya khazanah musik anak nasional sekaligus memperkuat peran lagu anak sebagai sarana pendidikan karakter bagi generasi masa depan.

Masyarakat, musisi, dan anak-anak berbakat di seluruh Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk berkontribusi dalam menghidupkan kembali kejayaan lagu anak Indonesia. (BEM)

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

PILIHAN EDITOR

KOMENTAR TERKINI