Denpasar, Balienews.com – Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 Tahun 2026 kembali menyajikan beragam pertunjukan seni tradisi dan kolaborasi budaya internasional pada Selasa, 7 Juli 2026, di Taman Budaya Bali, Denpasar. Pengunjung akan disuguhi pementasan Gambuh Klasik, Nglawang Barong Landung, penampilan dalam Bali World Culture Celebration (BWCC), Parade Wayang Kulit, Topeng Prembon, serta Parade Gong Kebyar Dewasa.
Berbagai agenda tersebut memperlihatkan konsistensi PKB sebagai panggung pelestarian seni klasik Bali sekaligus ruang pertukaran budaya dengan komunitas seni dari berbagai negara.
Gambuh Klasik Buka Agenda PKB
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 15.00 Wita melalui Rekasadana (Pergelaran) Gambuh Klasik di Kalangan Ratna Kanda.
Pergelaran ini dibawakan oleh Sanggar Seni Kakul Mas dari Banjar Pekandelan, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati sebagai Duta Kabupaten Gianyar.
Gambuh merupakan salah satu seni pertunjukan klasik tertua di Bali yang menjadi akar perkembangan berbagai bentuk tari dan dramatari Bali hingga saat ini.
Nglawang Barong Landung Meriahkan Kalangan Angsoka
Pukul 17.00 Wita, Kalangan Angsoka menghadirkan Rekasadana (Pergelaran) Nglawang Barong Landung.
Pementasan ini dibawakan oleh Sanggar Tari Bali Rare Cili Kedonganan dari Lingkungan Ketapang, Kelurahan Kedonganan, Kecamatan Kuta sebagai Duta Kabupaten Badung.
Tradisi Nglawang Barong Landung dikenal sebagai salah satu warisan budaya Bali yang sarat makna spiritual dan dipercaya membawa keselamatan serta keseimbangan bagi masyarakat.
Bali World Culture Celebration Hadirkan Penampilan dari Amerika Serikat
Memasuki malam hari pukul 19.30 Wita, Gedung Ksirarnawa menjadi lokasi Bali World Culture Celebration (BWCC): Rekasadana (Performance) Talujon Percussion dan Gamelan Salukat, Yowana Sari (Queen Collage), New York, USA.
Penampilan ini memperlihatkan kolaborasi musik perkusi modern dengan gamelan Bali yang dikembangkan oleh komunitas seni di New York, sekaligus memperkuat posisi PKB sebagai festival budaya bertaraf internasional.
Parade Wayang Kulit Duta Kabupaten Klungkung
Pada waktu yang sama pukul 19.30 Wita, area Depan Gedung Kriya akan diramaikan oleh Utsawa (Parade) Wayang Kulit.
Pertunjukan dibawakan oleh Sanggar Alas Harum dari Banjar Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan sebagai Duta Kabupaten Klungkung.
Wayang Kulit Bali tetap menjadi salah satu seni pedalangan yang diminati karena memadukan sastra, tabuh, dan nilai-nilai filosofi kehidupan dalam setiap pementasannya.
Topeng Prembon Tampil di Kalangan Ayodya
Masih pukul 19.30 Wita, Kalangan Ayodya menghadirkan Rekasadana (Pergelaran) Topeng Prembon.
Pergelaran dipersembahkan oleh Sanggar Seni Tabuh dan Tari STI Bali dari Banjar Kertajiwa, Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar.
Topeng Prembon merupakan seni pertunjukan yang menggabungkan unsur drama, tari, topeng, dan dialog, sehingga menjadi salah satu kesenian khas Bali yang terus berkembang hingga kini.
Parade Gong Kebyar Dewasa Tutup Agenda Hari Ini
Puncak kegiatan berlangsung pukul 19.30 Wita di Panggung Terbuka Ardha Candra melalui Utsawa (Parade) Gong Kebyar Dewasa.
Dua duta kabupaten akan tampil pada parade malam ini, yakni:
- Sanggar Seni Langen Kerti Budaya dari Banjar Dinas Jero Agung, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt sebagai Duta Kabupaten Buleleng.
- Sekaa Gong Kebyar Githa Remaja dari Banjar Gelagah, Desa Kutampi, Kecamatan Nusa Penida sebagai Duta Kabupaten Klungkung.
Kedua kelompok akan menampilkan kreativitas garapan tabuh dan tari Gong Kebyar yang menjadi salah satu ikon seni pertunjukan Bali.
PKB Terus Menjadi Etalase Seni Tradisi Bali
Agenda PKB pada Selasa, 7 Juli 2026 memperlihatkan keberagaman seni yang dimiliki Bali, mulai dari Gambuh Klasik, Barong Landung, Wayang Kulit, Topeng Prembon, hingga Gong Kebyar yang dipadukan dengan kolaborasi internasional melalui Bali World Culture Celebration.
Mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”, PKB ke-48 Tahun 2026 terus menjadi ruang apresiasi, pelestarian, dan pengembangan seni budaya Bali yang terbuka bagi masyarakat lokal maupun mancanegara.
Masyarakat dan wisatawan diundang untuk menyaksikan langsung seluruh rangkaian kegiatan di Taman Budaya Bali, Denpasar, sekaligus mendukung pelestarian seni budaya Bali agar tetap lestari dari generasi ke generasi. (BEM)



